Darurat Covid-19, Mentan SYL Katakan Sudah Distribusi Bantuan

FOTO HUMAS KEMENTAN Mentan SYL mengunjungi pertanian palawija di Sulawesi Tenggara, Sabtu (2/11/2019).

Bantuan itu meliputi alsintan, benih, bibit, pupuk, pakan ternak, obat hewan, vaksin serta bantuan sarana produksi lainnya yang difokuskan pada penyediaan kebutuhan bahan pokok bagi 267 juta penduduk Indonesia.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa distribusi bantuan sudah dilakukan sejak pemerintah menetapkan darurat Covid 19, pada rapat kerja DPR RI dan Kementan yang digelar melalui video telekonference, Kamis, (16/04/2020).

Baca juga: DPR Dorong Kementan Fokus Produksi dan Tenaga Kerja Pertanian

Menurut Mentan, bantuan itu meliputi alsintan, benih, bibit, pupuk, pakan ternak, obat hewan, vaksin serta bantuan sarana produksi lainnya yang difokuskan pada penyediaan kebutuhan bahan pokok bagi 267 juta penduduk Indonesia.

“Di samping itu, kami juga mengakselerasi produksi pertanian, khususnya melalui kegiatan padat karya seperti perbaikan sarana irigasi, gerakan tanam, pengendalian OPT dan panen. Semuanya mempekerjakan tenaga kerja yang kehilangan penghasilan akibat dampak ekonomi dari pandemi ini,” katanya.

Selain itu, Kementan mendorong kelancaran distribusi bahan pangan pokok seperti beras, jagung, bawang merah, bawang putih dan cabai besar melalui kerjasama dengan layanan aplikasi jasa Gojek dan Grab.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, Kementerian Pertanian Gandeng Jasa Layanan Online

“Bahkan kami juga fokus pada stabilitas harga ayam yang saat ini mulai membaik walaupun belum pada posisi yang kita harapkan. Kemudian membuka pasar tani yang bekerjasama dengan perusahaan e-commerce seperti Blibli Indonesia,” katanya.

Menurut Syahrul, keberadaan pasar tani merupakan sebuah energi baru untuk stabilisasi harga di lapangan. Karena itu, Syahrul berharap pasar ini selalu ada di 34 provinsi dengan pengasasan langsung dari pimpinan daerah.

Baca juga: WNI Positif Virus Corona, Kementan Pastikan Kebutuhan Pangan

“Pasar tani itu bukan pasar baru. Justru kita menambah energinya. Pasar tani itu bisa menstabilasi harga. Karena itu, kami memdorong pasar ini berdiri di 34 provinsi, minimal ayam dan gula bisa kita siapkan secara baik,” tutupnya. (*)

Leave a Reply