Peduli Covid-19, Kosgoro Sulsel Semprot Disinfektan di Rumah Warga

Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong atau Kosgoro 1957 di Sulawesi Selatan mengelar sosial penyemprotan disinfektan sejumlah tempat, Sabtu-Minggu (18-19/4/2020). (ist)

Peduli pencegahan penyebaran Covid-19, Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong atau Kosgoro 1957 di Sulawesi Selatan mengelar sosial, Sabtu-Minggu (18-19/4/2020).

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Pandemi Virus Corona yang menyebabkan jumlah korban sakit dan meninggal sangat tinggi secara global, menumbuhkan kepedulian banyak pihak.

Salah satunya, Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong atau Kosgoro 1957 di Sulawesi Selatan, dengan mengelar kegiatan sosial dua hari berturut-turut, Sabtu-Minggu (18-19/4/2020)

Dalam kegiatan itu, mereka menerjunkan puluhan kadernya melakukan penyemprotan massif disinfektan di sejumlah rumah warga dan masjid yang ada di Kota Makassar.

Baca: Wali Kota Makassar Tegaskan Masyarakat Langgar PSBB Terancam Pidana

Para anggota salah satu kelompok induk organisasi di Partai Golkar tersebut, juga menyebarkan brosur imbauan tata cara sosialisasi selama masa pandemi berlangsung, kepada pengendara di jalanan.

Koordinator Peduli Covid-19 Kosgoro 57 Sulsel, Thamrin AT menjelaskan, pembagian brosur digelar di sepanjang ruas jalan protokol di Makassar, yakni Jalan Haji Bau, Ratulangi, Cendrawasih dan Jalan AP Pettarani.

Baca: PSBB Diterapkan di Makassar, Ribuan TNI dan Polri Diturunkan Jaga Perbatasan

“Sementara untuk penyemprotan disinfektan, kami gelar di rumah-rumah warga dan rumah ibadah yang ada di Jalan Katimbang Raya, Biringkanayya. Biringkanayya ini kecamatan dengan jumlah pasien positif terbanyak keempat dari 15 kecamatan di Makassar,” jelasnya.

Selain dua kegiatan tersebut, jelasnya, Kosgoro 57 Sulsel berencana juga akan membagikan alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis di selumlah Puskesmas dan rumah sakit rujukan Covid-19.

Baca: Komisi V DPR Aras Minta PSBB Makassar Disertai Sanksi dan Pastikan Kebutuhan Masyarakat Terpenuhi

“Segera dilaksanakan, kami masih menunggu APD-APD itu tiba. Sudah kami pesan jauh hari, tetapi sampai saat ini menunggu giliran pengiriman,” katanya.

Diinformasikan sebelumnya, bahwa Kota Makassar telah ditetapkan sebagai wilayah kategori ‘merah’ pandemi Virus Corona.

Berdasar data website resmi Informasi Penanggulangan Covid-19 Makassar, per hari Minggu (19/4) tercatat pasien positif sebanyak 172 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 245 orang, sementara orang dalam pemantauan (ODP) 628 orang. (*)

Leave a Reply