Selama Puasa Berjalan, Ombudsman Minta Pemerintah Sulbar Waspadai Penimbun Pangan

ILUSTRASI (ist)

Potensi praktik penimbunan bahan pangan terjadi pada sejumlah komoditas diawal dan selama bulan suci ramadan ini.

MAMUJU, NEWSURBAN.ID – Ombudsman Sulawesi Barat (Sulbar) meminta Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi Sulbar mewaspadai terjadinya kejahatan penimbunan pangan. Khususnya, bahan pangan selama bulan puasa ramadan berjalan.

“Penimbunan akan mengganggu pasokan barang dan serta akan memicu lonjakan harga jual, yang membebani masyarakat,” kata Kepala Ombudsman Perwakilan Sulbar, Lukman Umar, Jumat (24/04/2020).

Menurut Lukman, potensi praktik penimbunan bahan pangan terjadi pada sejumlah komoditas diawal dan selama bulan suci ramadan ini.

“Bahan komoditi pangan bawang yang berpotensi ditimbun seperti bawang merah, bawang putih serta telur,” katanya.

Untuk pemerintah daerah, Lukman meminta kebutuhan ketersediaan kebutuhan pokok selama Ramadan dan Idul Fitri dipasaran.

“Pemerintah harus memastikan kenaikan harga bahan pangan masih dalam batas wajar, dan mampu dipenuhi masyarakat,” ujarnya.

Lukman juga berharap, pemerintah dan semua pihak terkait membangun kerja kolaborasi, upaya memberi perhatian menjamin ketersediaan bahan pangan selama ramadan dan lebaran serta memastikan kenaikan harga bahan pangan dalam batas wajar. (*)

Leave a Reply