Wali Kota Hidayat Nilai Kota Palu Belum Layak Terapkan PSBB

Wali Kota Palu, Drs. Hidayat

“Tentunya, kalau saya menilai PSBB belum bisa kita berlakukan di Palu. Bukan berarti belum siap. Sekarang belum PSBB saja sudah setengah mati kehidupan masyarakat, apalagi kita PSBB,” ungkap Wali Kota Palu, Drs. Hidayat, Senin, (04/05/2020) kemarin.

PALU, NEWSURBAN.ID – Wali Kota Palu, Drs. Hidayat, menilai kota Palu belum layak diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mengingat kenaikan data Covid-19 di Kota Palu tidak signifikan.

Hal disampaikannya saat ditemui usai menyerahkan bingkisan Ramadan dan puluhan paket kebersihan kepada para Imam Masjid di Masjid Raya Baiturrahim Lolu pada Senin, (04/05/2020) kemarin.

Menurut Hidayat berlakukanya PSBB banyak yang harus dipersiapkan mulai dari berbagai dokumen maupun kajian-kajian di lapangan.

Baca juga: 194 ODP Kota Palu Hasil Pemeriksaannya Negatif

“Tentunya, kalau saya menilai PSBB belum bisa kita berlakukan di Palu. Bukan berarti belum siap. Sekarang belum PSBB saja sudah setengah mati kehidupan masyarakat, apalagi kita PSBB,” ungkapnya.

Wali kota mengklaim kebijakan-kebijakan yang dilakukan Pemerintah kota Palu dalam mencegah dan menangani Covid-19 lebih ketat dan masif di banding daerah-daerah lainnya.

Mulai dari Pos Pemeriksaan di enam pintu masuk kota Palu baik bandara, pelabuhan, maupun jalan darat. Selain itu, mendirikan Pondok Perawatan bagi Orang Tanpa Gejala (OTG) maupun Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Baca juga: Pemkot Geser Anggaran Rp5,9 Miliar Untuk Tangani Corona di Kota Palu

Kemudian melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi yang ditetapkan sebagai zona rawan Covid-19, posko induk maupun posko di setiap kecamatan dan kelurahan juga telah berjalan, dan bahkan Tim Surveillance juga terus bertindak.

“Jadi sudah berlapis-lapis apa yang kita lakukan. Memang ada pihak-pihak yang mendorong terus untuk dilakukan PSBB. Kalau saya menilai belum, tetapi kita terus melakukan kajian,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui hal-hal yang perlu disiapkan untuk pemberlakuan PSBB yakni data peningkatan jumlah kasus menurut waktu (Kurva Epidemiologi), data penyebaran kasus menurut waktu (peta penyebaran Covid-19).

Baca juga: Tim Survaillance Covid-19 Ungkap Positif Corona Palu 7 dan 1.036 Orang Miliki Riwayat Perjalanan Luar Kota

Kemudian data kejadian transmisi lokal (data hasil penyelidikan epidemiologi yang menjelaskan telah terjadi penularan generasi kedua dan ketiga), serta informasi kesiapan daerah tentang beberapa aspek.

Aspek yang dimaksud seperti aspek ketersediaan kebutuhan hidup dasar, sarana dan prasarana kesehatan, anggaran dan operasionalisasi jaringan pengaman sosial, dan aspek keamanan. (Humas Palu/*)

One thought on “Wali Kota Hidayat Nilai Kota Palu Belum Layak Terapkan PSBB

  1. Pingback: Wali Kota Palu Terima Bantuan 500 Paket Sembako dari Alfamidi | Newsurban

Leave a Reply