Antisipasi Penyebaran Jilid 2, Warga Wuhan China Kembali Tes Covid-19

Warga China (ist)

Selain China, kasus baru virus corona juga ditemukan di Korea Selatan yang sebelumnya dianggap telah terbebas dari wabah. Menurut Jeong Eun-kyeong, Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), sebanyak 54 kasus baru COVID-19 ditemukan di sebuah klub malam di Seoul tepatnya di kawasan hiburan Itaewon, pada Minggu (11/5).

NEWSURBAN.ID – Semua warga Wuhan, China, bakal dites virus corona COVID-19 dalam beberapa hari ke depan. Rencana ini dilakukan menyusul ditemukannya kasus virus corona baru di Wuhan setelah diberlakukan lockdown selama 76 hari untuk menghentikan penularan.

Pekan ini, pemerintah Wuhan resmi mengumumkan enam kasus baru COVID-19 setelah 36 hari terbebas dari virus corona. Seluruh kasus yang terkonfirmasi merupakan penularan lokal sehingga memicu kekhawatiran bahwa infeksi masih terjadi dan menyebar di kota tempat virus corona pertama kali muncul.

Untuk mengantisipasi terjadinya pandemi gelombang kedua, pihak berwenang Wuhan berencana akan melakukan pengujian asam nukleat atau uji swab PCR di seluruh kota selama 10 hari ke depan.

Tes asam nukleat bekerja dengan cara mendeteksi kode genetik virus. Tes ini dinilai lebih efektif dan akurat dalam mendeteksi infeksi COVID-19 ketimbang menggunakan rapid test yang bekerja dengan merespons antibodi di dalam tubuh manusia. Upaya tes massal ambisius itu dinamai “Pertempuran 10 hari” dalam sebuah laporan yang diberitakan CNN.

Setidaknya ada 11 juta orang yang akan mengikuti tes virus corona massal ini. Wuhan sendiri adalah kota pertama yang diterjang wabah SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit COVID-19, pada akhir Desember 2019. Ketika virus menyebar secara masif dan menginfeksi ribuan orang, Wuhan langsung memberlakukan lockdown.

Secara bertahap, kehidupan di Wuhan kembali normal setelah 76 hari atau 2 bulan lebih ada di bawah penguncian yang ketat. Aktivitas sosial kembali berjalan dan warga sudah dibolehkan keluar rumah kendati sejumlah perusahaan memilih tetap tutup.

Kemunculan kembali virus corona di tengah masyarakat Wuhan membuat pemerintah daerah harus segera mengambil tindakan. Dilaporkan China daily, pada Senin (4/5), Zhang Yuxin yang merupakan kepala daerah Changqing di mana kasus baru corona muncul, telah dicopot dari jabatannya karena dianggap gagal dalam upaya melakukan pencegahan penyebaran virus corona.

Selain China, kasus baru virus corona juga ditemukan di Korea Selatan yang sebelumnya dianggap telah terbebas dari wabah. Menurut Jeong Eun-kyeong, Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), sebanyak 54 kasus baru COVID-19 ditemukan di sebuah klub malam di Seoul tepatnya di kawasan hiburan Itaewon, pada Minggu (11/5).

One thought on “Antisipasi Penyebaran Jilid 2, Warga Wuhan China Kembali Tes Covid-19

  1. Pingback: Covid-19 Gelombang Kedua di China Mencemaskan, Kebohongan Wuhan Terungkap | Newsurban

Leave a Reply