Pemuda Sinjai Ini Minta Pemda Pemberian BPNT Dilakukan Transparan

Muh. Aswin Alumni Mahasiswa Hukum UIN Alauddin Makassar

Hal ini guna menghindari monopoli dan intimidasi pengadaan E-Warung

SINJAI, NEWSURBAN.ID – Pemuda asal Kecamatan Sinjai Muh Aswin, meminta transparan dalam pemberian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang bersumber dari pemerintah pusat yang dikucurkan pemerintah Daerah (Pemda) Sinjai untuk membantu masyarakat akibat pandemi Covid-19. Hal ini guna menghindari monopoli dan intimidasi pengadaan E-Warung.

“BPNT dalam penyalurannya harus betul-betul transparan, mulai dari penentuan agen harus sesuai dengan kriteria yang di jelaskan dalam pedoman pelaksanaan BPNT,” kata Aswin, dalam lirisnya di terima oleh newsurban.id, Minggu (17/05/2020).

Aswin Alumni UIN Alauddin Makassar Jurusan Ilmu Hukum ini menyebutkan penerima BPNT di kabupaten Sinjai sebanyak 7.690 orang. Dalam penerimaan BPNT di beberapa kecamatan telah masuk pada tahap pembagian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Tapi KKS dan BPNT tersebut, digunakan untuk melakukan transaksi kebutuhan pokok yang disalurkan dari Agen ke Keluarga Penerima Manfaat sejumlah Rp.200.000/Keluarga, selama 9 bulan,” katanya.

“Kami selaku pemuda memastikan harga setiap item yang disediakan oleh agen harus sesuai dengan harga pasaran,” lanjutnya.

Dengan begitu, Aswin menambahkan, agar bantuan benar-benar sampai di masyarakat dengan nilai bantuan yang memang telah menjadi haknya.

“Mari sama-sama kita pastikan bantuan sampai di masyarakat memang telah menjadi haknya,” tutunya. (Liris/*)

Leave a Reply