Alumni Akpol 1999 Baksos Salurkan 1.999 Ribu Paket Sembako, 1.999 Ribu Masker

Alumni Akpol 1999 menyiapkan paket sembako dan masker dengan angka unik. (ist)

Pascaberakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kabupaten Gowa kemarin, personil Polres Gowa melakukan Bakti Sosial, menyalurkan paket sembako dan masker dengan jumlah.

GOWA, NEWSURBAN.ID – Kebersamaan dan kekompakan personil baik Polri, Polwan hingga Aparatur Sipil Negara tetap semangat meyiapkan ribuan telur yang akan disatukan dengan logistik lainnya kemudian disalurkan ke masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Kapolres Gowa AKBP Boy Samola juga turut ikut menyusun paket di Aula Endra Dharmalaksana Polres Gowa.

Baca: Penutupan PSBB, Adnan: Demi Ratusan Ribu Warga Gowa Tak Masalah Dikritik Segelintir Orang

Paket sembako yang akan disalurkan jumlahnya unik. “Sebanyak 1999 paket sembako, kemudian masker sebanyak 1999,” ungkap Kapolres Gowa AKBP Boy Samola di tengah kesibukannya  mempacking sembako.

Seluruh paket dipacking dengan rapi di Polres Gowa selanjutnya akan dikirim ke Polda Sulsel  Selasa malam ini, (19/05/2020). Sembako tersebut akan diserahkan ke Kapolda Sulsel secara simbolis selanjutnya didistribusikan di Kota Makasar dan Kabupaten Gowa.

Baca: Kapolres Gowa Ajak Masyarakat Tetap Jaga Kesehatan Diakhir Masa PSBB

Ribuan paket sembako tersebut merupakan bantuan dari Alumni Akpol 1999 jajaran Polda Sulsel. Salah satu alumni Akpol 1999 tersebut adalah Kapolres Gowa AKBP Boy Samola yang saat ini dikenal banyak  melakukan inovasi saat pandemi mewabah di Kabupaten Gowa. Bahkan pelaksanaan PSBB dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif tak lepas dari perannya.

“Kegiatan bakti sosial yang kami lakukan ini sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian kepada masyarakat terkait mewabahnya virus Corona khususnya di Kabupaten Gowa dan Makassar sekaligus untuk berbagi buat sesama menjelang perayaan Idul Fitri 1441 H,” pungkas Boy Samola. (ad)

Kapolres Gowa AKBP Boy Samola ikut menyusun paket di Aula Endra Dharmalaksana Polres Gowa. (ist)

Leave a Reply