Hidayat “Provokasi” Warga Bentuk Kelompok Usaha, Pemkot Siapkan Alat Pendukung

Walikota Palu Hidayat didampingi Kadis Sosial Kota Palu Romy Sandi silaturahim dengan penghuni huntara PUPR Duyu dan warga sekitar Kelurahan Duyu, Selasa malam (19/5/20). (yusuf)

Walikota Palu Hidayat terus mendorong warganya membentuk kelompok usaha. Pemkot Palu akan membantu menyiapkan barang pendukungnya.

PALU, NEWSURBAN.ID – Walikota Palu Hidayat didampingi Kadis Sosial Kota Palu Romy Sandi, pada Selasa 19-05-2020, mengatakan, pembentukan kelompok usaha bisa dilakukan beberapa warga. Setelah kelompok terbentuk Pemkot Palu akan memberikan dukungan peralatan untuk menunjang usaha itu.

Dorongan membentuk usaha kelompok disampaikan Hidayat saat silaturahim dengan   penghuni huntara PUPR Duyu dan warga sekitar Kelurahan Duyu. Hidayat sekaligus berbuka puasa bersama dan ibadah sholat magrib berjamaah bersama warga.

Baca: Hidayat Inginkan Huntap Tondo Contoh Kawasan Permukiman Terbaik Kota Palu

Silaturahmi yang dihadiri pejabat Kelurahan Duyu, Puskesmas Sangurara, tokoh masyarakat Hidayat mengatakan, kelompok usaha bisa pembuatan kerupuk, kue tradisisional atau kerajinan. “Bisa juga usaha cukur rambut atau apa saja yang berkaitan dengan usaha, Pemkot menyiapkan dalam bentuk  barang pendukung usaha,” jelas Hidayat.

Hidayat mengatakan jika kelompok usaha bersama tersebut sudah terbentuk bisa langsung menemuinya dengan melampirkan nama-nama kelompok warga yang mau membuka usaha atau menyampaikannya kepada pihak kelurahan agar langsung ditindaklanjuti.

Baca: Hidayat Serahkan Bantuan Paket Ramadan ke Pengurus 140 Masjid

Pemkot Palu kata Hidayat juga menyiapkan Rp30 miliar dana penambahan BPJS untuk mendapatkan pelayanan di ruang kelas 3 di rumah sakit. Anggaran itu untuk membantu warga yang selama ini membayar iuran BPJS secara mandiri namun tidak mampu lagi. “Akan dibayarkan melalui penambahan BPJS serta kepesertaan warga  yang sama sekali belum terdata,” ungkap Hidayat.

Tak hanya itu. Ada lagi bantuan bagi warga yang memenuhi syarat melalui data terpadu kesejahteraan sosial. “Data warga yang berhak  sudah harus masuk Juli 2020. Pihak kelurahan bisa segera melaporkannya dengan didampingi tim Pendamping Keluarga Harapan (PKH) dan tim Pendamping Kelompok Masyarakat (PKM),” beber Hidayat.

Baca: Diserang Akun Palsu, Hidayat Curhat Saat Hadiri Pertemuan KKSB

Lawan Hoaks
Dalam kesempatan itu, Hidayat pun menyampikan kepada warga secara bersama sama menepis berbagai isu yang tidak benar di tengah pandemi COVID-19.

Menurut Hidayat di tengah mewabahnya pandemi virus corona ini, tidak sedikit berita-berita yang tidak berdasarkan fakta tersebar di masyarakat.

Baca: Walikota Hidayat Masih Ingat Angkat Panci Bersama Kapolres Palu

Menurutnya, beda halnya suasana bencana alam 28 September 2018 lalu dengan bencana non-alam yang saat ini sedang dihadapi di hampir seluruh belahan dunia.

Kalau berita hoaks tersebar, katanya akan mengakibatkan keresahan bahkan ketakutan yang berlebihan bagi masyarakat dan membuat daya tahan imun tubuh semakin menurun. Sehingga bisa terserang penyakit.

Walikota Hodayat buka puasa bersama penghuni Huntara Kelurahan Duyu. (yusuf)

Hidayat berharap agar masyarakat tetap tenang dan menjaga kesehatannya dengan terus disiplin menjalankan hal-hal terkait pencegahan penyebaran COVID-19. (yusuf)