GANTI Sayap PDIP Salurkan Pangan dan Masker ke Warga Pesisir Makassar-Gowa

Gerakan Nelayan Tani PDI Perjuangan Sulsel salurkan bantuan pangan dan masker ke warga pinggiran Kota Makassar dan Kabupaten Gowa yang terdampak COVID-19, Kamis 21 Mei. (istimewa)

PDI Perjuangan melalui salah satu sayapnya, Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GANTI) mengunjungi sejumlah panti asuhan di pesisir Kota Makassar dan Kabupaten Gowa, serta
kelompok nelayan di Pulau Bonetambu, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar, Kamis (21/5/20).

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Ketua GANTI PDIP Sulsel Rahmat Muhayang mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kepada masyarakat yang paling terdampak COVID-19.

Lokasi yang dikunjungi di Kota Makassar yakni Panti Asuhan Alhijrah di Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo dan Panti Asuhan Al Mukarramah di Kecamatan Ujung Tanah. Di Kabupaten Gowa, Panti Asuhan Nur Hikmah Kecamatan Somba Opu.

Baca: ARW Distribusikan 5.000 Paket Sembako ke Masyarakat Terdampak Covid-19

Dalam kunjungan tersebut GANTI memberikan bantuan. “Bantuan terutama untuk pemenuhan pangan masyarakat di pesisir Kota Makassar dan Kabupaten Gowa yang terdampak COVID-19,” Rahmat Muhayyang.

Bantuan juga diberikan kepada kelompok nelayan di Kepulauan Sangkarrang. “Salah satu kelompok nelayan di Kepulauan Sangkarrang juga kami sentuh dengan bantuan pangan,” tutur anggota DPRD Sulsel Fraksi PDI Perjuangan ini yang  turun langsung ke lokasi.

Baca: PDIP Sulsel Salurkan APD dan Minuman Sehat ke Posko Gugus Tugas Covid-19 Gowa

Menurut Rahmat, kelompok masyarakat nelayan paling merasakan dampak COVID-19. Sebab tidak semua produksi mereka terserap pasar lantaran penurunan daya beli masyarakat.

Tak hanya memberikan bantuan pangan. GANTI PDIP Sulsel juga mempembagikan masker sekaligus melakukan edukasi kepada para nelayan untuk menerapkan protokol kesehatan dan imbauan pemerintah.

Baca: PDIP Sulsel Salurkan Minuman Sehat ke Tim Medis, Bagikan Masker dan Hand Sanitizer ke Warga

“Walaupun pulau masih zona hijau tapi tak boleh lengah penyebaran virus mematikan ini sangat cepat semua kelompok usia,” katanya. (*)

Leave a Reply