Perawat Covid-19 yang Viral Gunakan Bikini Berbalut APD Transparan Banjir Pujian

Seorang perawat pasien Covid-19 di Tula, Rusia, hanya mengenakan bikini dibalut APD transparan. Itu dilakukan karena seragam perawat terlalu panas. Aksi itu didukung banyak warga setempat.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID – Alasan seragam perawat terlalu panas, seorang perawat pasien COVID-19 di Rusia hanya mengenakan bikini dibalut alat pelindung diri (APD) transparan.

Perawat perempuan yang tidak disebutkan namanya itu bekerja di bangsal COVID-19 di sebuah rumah sakit di Tula. Bangsal itu hanya merawat pasien pria.

Foto yang hanya mengenakan celana dalam dan bra dengan APD tembus pandang telah viral di media sosial. Namun, kepala rumah sakit setempat tidak merasa risi dan menghukum perawat karena tidak mematuhi persyaratan untuk pakaian medis.

Baca: 60 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Luwu Timur, Dinkes: Cara Pakai APD Salah

Perawat berusia 20-an tahun merasa terlalu panas mengenakan seragam perawatnya dengan APD. Dia mengatakan kepada manajernya di Rumah Sakit Klinik Regional Tula bahwa dia tidak menyadari APD yang dia kenakan ketika merawat pasien COVID-19 sangat transparan.

Meski demikian, Kementerian Kesehatan Regional melaporkan bahwa sanksi disiplin akan diterapkan pada perawat pasien penyakit menular yang melanggar persyaratan seragam.

Para pemimpin rumah sakit mengatakan, awalnya perawat itu mengenakan pakaian dalam, tetapi kemudian mengklaim bahwa dia mengenakan pakaian renang dengan APD.

Baca: Bidan Cantik Ini Dedikasikan Dirinya Jadi Perawat Pasien COVID-19

Perawat itu belum berbicara secara terbuka tentang kejadian tersebut. Sanksi dari tindakan undisipliner yang dijatuhkan juga belum jelas.

Seorang pasien mengatakan, para pasien pria tidak ada yang keberatan dengan pakaian yang dikenakan perawat tersebut.

Ketika menjadi pemberitaan media lokal, para pembaca surat kabar Tula Newsr amai-ramai memberi ucapan selamat kepada perawat itu.

Baca: Isi Curhatan Bidan di Luwu Timur Hasil Rapid Testnya Positif COVID-19

“Setidaknya seseorang memiliki selera humor dalam kenyataan yang suram dan buram ini,” kata Sergey Ratnikov.

“Kenapa ditegur?,” tanya pembaca lainnya, Albert Kuzminov.

“Semua orang meneriakinya, tetapi tidak ada yang memerhatikan bahwa dia berpakaian seperti ini karena panas,” kata seorang lainnya yang ikut pendukung aksi perawat itu.

“Mungkin Anda perlu berteriak pada manajemen…karena tidak ada AC normal di sini.”

Baca: Mengharukan! Curhatan Stenlly Ladee, Mantan Jurnalis Positif Covid-19 Dari Ruang Isolasi RSU Madani Palu

Warga setempat, Marina Astakhova, menulis di media sosial memuji aksi itu. “Bagus sekali, ia membangkitkan suasana hati para pasien,” tulis Mariana.

Warga lainnya, Valery Kapnin juga mensupport. “Mengapa menghukum perawat, Anda perlu menghadiahinya,” kata Valery Kapnin, dikutip dari Mirror, Kamis (21/5/2020).

“Melihat pakaian ini, tidak ada yang mau mati,” imbuhnya.

Kejadian itu berlangsun ketika kepala pusat pemantauan COVID-19 Rusia yang seorang mantan dokter, Alexander Myasnikov, mengejutkan penonton dengan pembicaraannya yang terus terang tentang krisis virus corona baru penyebab Covid-19.

Baca: Kadinkes Palu Usul Tim Medis Diganti Tiap 14 Hari dan Diinapkan di Hotel

“Infeksi bagaimanapun akan mengambil korban,” katanya.

“Lagi pula kita semua akan sakit. Mereka yang seharusnya mati akan mati,” sambungnya.

Di Rusia data worldometers hari ini menunjukkan negara menjadi negara dengan kasus COVID-19 tertinggi kedua di dunia setelah AS.

Negara tersebut melaporkan 308.705 kasus Covid-19 dengan 2.972 kematian dan sebanyak 85.392 pasien sembuh. Untuk wilayah Tula ada 2.637 kasus Covid-19 dengan 19 kematian. (*)

One thought on “Perawat Covid-19 yang Viral Gunakan Bikini Berbalut APD Transparan Banjir Pujian

  1. Pingback: Perawat COVID-19 Ini yang Gunakan Bikini Berbalut APD Transparan Layani Pasien | Newsurban

Leave a Reply