Yusran Yusuf Tunjuk Sejumlah Sekdis Jadi Plt Kepala Dinas

Penjabat Wali Kota Makassar Prof Yusran Yusuf bersama sejumlah Sekretaris Dinas yang ditunjuk menjadi pelaksana tugas Kepala Dinas, Jumat 29 Mei 2020. (humas)

Hindari pejabat yang rangkap jabatan di sejumlah Dinas. Penjabat Wali Kota Makassar Prof Yusran Yusuf mengangkat sejumlah Sekretaris Dinas jadi pelaksana tugas.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Penjabat Wali Kota Makassar Prof Yusran Yusuf menunjuk sejumlah Sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas di instansinya masing-masing.

Diantara yang ditunjuk yakni, Sitti
Kusnaeni Sakka Manggasali sebagai Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarg Berencana, Andi Amalia Malik selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Apriady selaku Plt Kepala Dinas Penataan Ruang, Elodewata Wahid Yunus selaku Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran,dan Nirwan Niswan Mungkasa Selaku Plt Dinas Pekerjaan Umum.

Penunjukan ini dilakukan agar tidak ada lagi pejabat yang rangkap jabatan.

Baca: Makassar Batal Terapkan New Normal Life, Angka Penularan Masih Tinggi

Penyerahan surat tugas diserahkan secara langsung oleh Pj Walikota Makassar di rujab Walikota, Jumat (30/5/2020).

“Ini sebagai akselerasi, sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja masing-masing SKPD, dikarenakan dengan penunjukan ini maka tidak ada lagi kepala SKPD yang rangkap jabatan,” ujar Prof Yusran Yusuf.

Baca: Baru Dilantik Yusran Yusuf Sudah Isyaratkan Mutasi Pejabat

Dengan adanya penunjukkan ini diharapkan seluruh kepala dinas dapat lebih fokus dalam melaksanakan tugas kedinasannya.

Hal senada diungkapkan Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Basri Rahman, yang menyampaikan bahwa penunjukkan yang dilakukan merupakan upaya untuk mengoptimalkan kinerja masing-masing dinas.

Baca: Polda Sulsel Pakai Maklumat Kapolri Bubarkan Kerumunan Saat New Normal Life

Penunjukkan sekretaris OPD dikarenakan, sekretaris dianggap paling mumpuni dan paling memahami tupoksi kerja di kedinasannya masing-masing, sehingga berbagai program dapat segera berjalan.

“Sekretaris merupakan lapisan kedua setelah kepala dinas, sehingga dianggap telah memahami tupoksi kerja masing-masing,” tandasnya. (#)