BPBD Palu Salurkan Stimulan II Rp280 M, Validasi Rumah Rusak 95 Persen

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palu Singgih B Prasetyo. (humas)

BPBD Kota Palu telah menyalurkan dana stimulan II sekitar Rp280 miliar dari Rp789 miliar lebih dan memvalidasi 95 persen dari 38.805 data rumah rusak akibat bencana alam 2018 lalu.

PALU, NEWSURBAN.ID – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Palu, Singgih B. Prasetyo menyatakan 95 persen dari 38.805 data rumah rusak penerima dana stimulan tahap II sudah selesai divalidasi.

“Yang perlu diketahui, 95 persen validasi itu sudah selesai, sekitar 30 ribuan data. Sehingga satu bulan atau satu bulan setengah kedepan, kita tinggal pencairan,” katanya saat ditemui Senin malam, 1 Juni 2020 di ruang kerjanya.

Baca: BPBD Kota Palu Pacu Pelayanan Berkas Penerima Dana Stimulan II

Dengan hasil itu, ia meyakini penyaluran dana stimulan bagi yang sudah tervalidasi, bisa selesai bersamaan dengan berakhirnya kontrak Tim Pendamping Percepatan Pembangunan Perumahan (TP4) pertengahan Juli 2020.

“Sisanya akan kita pacu untuk bisa diselesaikan sampai 100 persen terhadap data yang tervalidasi,” tambahnya.

Baca: Instruksi Walikota, Dokumen Tak Lengkap Jangan Masuk Kota Palu

Singgih merinci bahwa sampai dengan Senin malam, realisasi penyaluran dana stimulan tahap II telah mencapai 49,57 persen atau sekitar Rp280 miliar dari total dana Rp789 miliar lebih.

Adapun rinciannya yaitu rumah rusak ringan sebanyak 11.556 KK atau sekitar Rp115,5 miliar lebih, rumah rusak sedang sebanyak 5.543 KK atau sekitar 138,5 miliar lebih, dan rumah rusak berat sebanyak 537 KK atau sekitar Rp26,8 miliar lebih.

Baca: Walikota Hidayat: Distribusi Air Bersih Huntap Tondo Harus Mengalir 24 Jam

Namun demikian, dalam proses penyaluran dana stimulan tahap II tersebut tak sedikit pula kendala yang dihadapi oleh pihak BPBD kota Palu maupun TP4 sebagai mitranya.

“Kendala yang dihadapi banyak sebetulnya. Dari masyarakat yang bukti kepemilikannya itu bermasalah, dalam artian ada yang belum bersertifikat, ada yang masih atas nama orang tua, sehingga itu harus dibuatkan surat hibah semacam itu, dan itu prosesnya makan waktu karena harus ada saksi dan sebagainya. Di samping memang ada beberapa data kategori kerusakan yang harus disesuaikan dengan fakta di lapangan,” urai Singgih.

Baca: Melalui BPBD, Pemkot Palu Evaluasi Kinerja TP4

Koordinator TP4 Rusak Sedang dan Ringan Kelurahan Talise Agus Salim pun mengungkapkan ada beberapa kendala yang ditemukan di lapangan khususnya dalam hal pemberkasan.

Banyak berkas warga khususnya sertifikat, katanya belum ada sehingga kebanyakan warga itu masih mengandalkan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) yang ada di kelurahan.

“Kendala lain kami di Talise, saat kami mendata ternyata masih banyak warga yang berada di Huntara, sehingga ketika kami mendata rumahnya, yang bersangkutan tidak kami temukan,” lanjutnya.

Baca: Patung Soekarno Bakal Berdiri di GOR Kota Palu

Menurut Agus Salim, berbicara masalah di lapangan, pada dasarnya banyak sekali, namun dirinya sebagai tim fasilitator atau TP4 tetap berusaha melayani warga dengan baik sesuai perintah dari pimpinan.

“Terus kalau untuk menghadapi warga yang marah-marah itu sudah menjadi risiko kita. Tapi kita bersyukur sampai hari ini juga masih bisa melewati semua masalah tersebut. Semua tim masih bekerja dengan solid bahkan sampai malam pun kita masih bekerja. Ini semua untuk warga kota Palu yang kita cintai bersama,” ungkapnya. (humas/yusuf)

2 thoughts on “BPBD Palu Salurkan Stimulan II Rp280 M, Validasi Rumah Rusak 95 Persen

  1. Pingback: Kabar Gembira, Pasien COVID-19 Kota Palu Nol, Pondok Perawatan Juga Sudah Kosong | Newsurban

  2. Pingback: Farid Makruf Danrem 132 Tadulako, Agus Sasmita ke Mabes | Newsurban

Leave a Reply