BREAKING NEWS! Hari Ini, 325 Deportan WNI dari Malaysia Tiba di Nunukan

Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid bersama bersama Kepala BP2MI (BP3TKI) Nunukan Kombes Pol Hotma Victor Sihombing pagi-pagi meninjau kesiapan di pintu kedatangan 325 WNI yang dideportasi dari Tawau Malaysia. (istimewa-newsurban.id)

325 warga negara Indonesia dari Tawau tiba di Kabupaten Nunukan. Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid langsung meninjau persiapan di pintu kedatangan para WNI tersebut.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid bersama bersama Kepala BP2MI (BP3TKI) Nunukan Kombes Pol Hotma Victor Sihombing pagi-pagi meninjau langsung kesiapan di pintu masuk Kabupaten Nunukan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur kedatangan 325 WNI berjalan sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Nunukan.

Kepulangan WNI asal Tawau ini, merupakan kali kedua kedua sejak Pandemi Covid-19 di mana Malaysia melakukan kebijakan lockdown. Sebelumnya pada Mei lalu sebanyak 111 WNI dipulangkan melalui Nunukan.

Baca: Pemkab Nunukan Siapkan 96 Kamar Rusunawa Untuk Karantina Pasien COVID-19

Sebanyak 325 warga yang dipulangkan hari ini, Rabu (3/6) dan Jumat (5/6) sudah termasuk pekerja migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di sejumlah negara bagian Kerajaan Malaysia.

Untuk memastikan seluruh WNI tidak membawa virus, Laura meninjau kesiapan sarana prasarana, dan kesiapan pemeriksaan sesuai Protokol Kesehatan. Seperti wawancara, pemeriksaan suhu, rapid test, dan pemeriksaan gejala-gejala lainnya terkait Covid-19.

Baca: Ratusan TKI dari Malaysia Tertunda Transit ke Nunukan

Dari 325 orang tersebut, sebanyak 244 orang dipulangkan hari ini, Rabu (3/6) dengan tujuan akhir Sulawesi Selatan sejumlah 213 Orang, NTT 21 Orang, NTB 4 Orang, Jawa timur 5 Orang.

Tahap kedua pada Jumat (5/6) deportan akan diberangkatkan sebanyak 81 orang yang memiliki tujuan akhir Kalimantan Timur.

Baca: 295 PMI Deportan Kinabalu dan Tawau Tiba di Pelabuhan Nunukan

Laura menjelaskan, prosesdur penanganan deportan WNI tersebut, yakni setiba di Pelabuhan Tunontaka Nunukan, akan langsung dilakukan rapid test. Bagi yang bertujuan ke Sulawesi akan langsung melanjutkan perjalanannya dengan menggunakan KM Talia tujuan Pare-Pare pada sore harinya.

Sementara itu bagi deportan dengan tujuan Kalimantan Timur yang direncanakan dilakukan pemulanan pada Jumat (5/6) difasilitasi untuk melakukan karantina di Rusunawa Nunukan. (adi)