Presiden Tekankan Penanganan COVID-19 Konsentrasi di Jatim, Sulsel, Kalsel

Presiden Joko Widodo

Angka kasus positif COVID-19 di Jawa Timur mencapai 5.408, Sulawesi Selatan 1.722, dan Kalimantan Selatan 1.142. Tren penularannya terus bertambah.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID – Angka penyebaran virus corona di Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan, masih tinggi. Tren kenaikan masih terjadi setiap hari. Sehingga pemerintah pusat memfokuskan penanganan COVID-19 di tiga provinsi ini untuk menekan laju penyebaran.

Di Sulawesi Selatan, hingga Kamis 4 Juni 2020, akumulasi positif COVID-19 sebanyak 1.722. Sebanyak 985 orang masih dirawat (504 isolasi mandiri, 481 di rumah sakit). Sementara akumulasi kasus sembuh 37,3 persen (642 orang), dan 5,5 persen (94 orang) meninggal. Seprovinsi Jawa Timur akumulasi positif sebanyak 5.408, di Kalimantan Selatan terkonfirmasi akumulasi positif 1.142.

Baca: Suami Protes Istrinya Dimakamkan Prosedur COVID-19, Begini Jawaban Polda Sulsel

Angka reproduksi virus corona yang masih tinggi di tiga provinsi tersebut, mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan meminta Gugus Tugas, Kementerian, TNI dan Polri konsentrasi pada 3 provinsi tersebut.

KASUS COVID-19 SULSEL, JATIM, KALSEL
SULAWESI SELATAN:
Positif 1.722
Dirawat 985
Sembuh 642
Meninggal 94
JAWA TIMUR:
Positif 5.408
Dirawat 4.395
Sembuh 699
Meninggal 41
KALIMANTAN SELATAN:
Positif 1.142
Dirawat 783
Sembuh 99
Meninggal 87
Data Diolah Dari Gugus Tugas Nasional dan COVID-19 Provinsi Sulsel

“Gugus Tugas maupun kementerian, TNI dan Polri utamanya konsentrasi di 3 provinsi yang angka penyebarannya masih tinggi, yaitu di Jawa Timur, di Sulawesi Selatan dan di Kalimantan Selatan,” tutur Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, meminta agar hal ini dijadikan perhatian khusus sehingga angka penyebarannya bisa ditekan lebih turun lagi.

Presiden telah sampaikan dalam rapat terbatas, Kamis 4 Juni 2020 juga mengatakan, manajemen untuk satu data ini sudah mulai diperbaiki.

Baca: Kasus Covid-19 di Luwu Timur Membludak, Total Positif 267 Orang

Jokowi berharap nantinya bisa melaporkan secara real time dari laboratorium, puslitbangkes yang ada di daerah-daerah sehingga dalam pengambilan keputusan maupun kebijakan bisa tepat dan akurat.

“Untuk itu sekali lagi saya minta pintunya betul-betul hanya satu,” tegas Presiden.

Dalam Ratas, Jokowi juga meminta pelacakan virus Covid-19 secara agresif. “Dilakukan lebih agresif lagi dengan menggunakan bantuan sistem teknologi telekomunikasi, bukan dilakukan dengan cara-cara konvensional lagi,” ujar dalam Ratas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19. (#)

One thought on “Presiden Tekankan Penanganan COVID-19 Konsentrasi di Jatim, Sulsel, Kalsel

  1. Pingback: Gubernur NA Klaim Sudah Bisa Kendalikan COVID-19, Aminuddin Ilmar: Faktanya Sulsel Masih Nomor 4 Jumlah Pasien Positif | Newsurban

Leave a Reply