Arab Saudi Catat 3.717 Kasus Baru Positif Corona, Tutup Masjid Berlakukan Jam Malam

Ilustrasi warga Arab Saudi.

Selain Indonesia, Arab Saudi juga mencatat rekor tertinggi penambahan kasus positif Corona. Kasus baru dilaporkan 3.717 menambah total kasus positif di Arab Saudi mencapai 112.288.

ARAB SAUDI, NEWSURBAN.ID – Rekor penambahan kasus baru positif Covid-19 juga terjadi di Arab Saudi sebanyak 3.717. Penambahan di tengah pelonggaran lockdown itu merupakan tertinggi sejak Arab Saudi mengumumkan kasus pertama.

Dikutip dari Saudi Gazette, Kamis (11/6), dari 3.717 kasus baru tersebut, 1.317 berada di Ibu Kota Saudi, Riyadh. Pertambahan tersebut membuat total kasus positif di Arab Saudi mencapai 112.288 pasien, 77.954 orang di antaranya sembuh dan 819 meninggal.

Data Kementerian Kesehatan Saudi mencatat setelah Riyadh, pertambahan kasus di antaranya berada di Jeddah dengan 460 pasien, 194 di Hufof, 189 di Dammam, 157 di Qatif, 140 di Makkah, 127 masing-masing di Madinah dan Taif dan 103 di Hail.  Selain itu, ada 63 kasus di Ad-Diriyah, 55 di Muzammiah, 52 di Dhahran, 50 di Abha, 47 di Mubarraz, 42 di Hail dan 41 di Jubail.

Baca: Sulsel Nomor Dua Penambahan Positif COVID-19, 189 Kasus Baru Total Jadi 2.383

Juru bicara Kemenkes Saudi, Dr. Muhammad Al-Abdel Ali, mengatakan, pertambahan kasus positif mencapai rekor tertinggi karena masyarakat masih mengabaikan protokol kesehatan seperti tak memakai masker dan tidak menjaga jarak.

Dr Al-Abdel Ali menyebut, sebanyak 40 persen dari kasus positif saat ini berasal dari warga yang tidak mengikuti protokol kesehatan di tengah pelonggaran lockdown.

Warga tidak mematuhi tindakan pencegahan ketika keluar rumah dan kemudian melakukan kontak langsung dengan anggota keluarga mereka, termasuk orang tua.

Sejak akhir Februari, Saudi telah menerapkan lockdown yang ketat, melarang pendatang, serta menutup Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Belakangan Saudi mulai melonggarkan lockdown dengan kembali memperbolehkan salat berjemaah di seluruh kota, kecuali Makkah.

Namun peningkatan angka penderita membuat Saudi kembali menerapkan lockdown untuk Kota Jeddah pada Sabtu lalu.

Jam malam diberlakukan kembali antara pukul 15.00 hingga 06.00 kembali di Jeddah, restoran dan kafe ditutup. Rencananya lockdown dan jam malam di Jeddah akan dilakukan hingga 20 Juni.

Selain itu, Saudi juga kembali menutup 39 masjid di beberapa wilayah usai para imam positif corona. (#)

Baca: Gubernur NA Sebut Luwu Timur Klaster Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Sulsel

Leave a Reply