Rumahnya Terendam Banjir, Warga Kecamatan Rumbia Jeneponto Tak Ingin Mengungsi

Salah satu mobil terjebak oleh banjir di Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Jumat (12/06/2020)

Sejauh ini warga memilih untuk bertahan, padahal ketinggian mencapai lantai rumah panggung mereka. Debid air, bervariasi paling tinggi mencapai 2 meter.

JENEPONTO, NEWSURBAN.ID — Warga Desa Rumbia, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto (Sulsel) yang terendam banjir memilih tetap bertahan di rumah mereka masing-masing atau tak Ingin mengungsi.

Sejauh ini warga memilih untuk bertahan, padahal ketinggian mencapai lantai rumah panggung mereka. Debid air, bervariasi paling tinggi mencapai 2 meter.

Sejumlah warga Desa Rumbia tetap bertahan karena dengan alasan yang berbeda, mulai mencintai rumah, sampai dengan kondisi air yang belum membahayakan.

Baca juga: Banjir Bandang Rendam Puluhan Rumah Warga di Jeneponto

Salah satunya, Nurmiati (32), warga korban banjir mengaku, bahwa sejauh ini belum ada warga yang mengungsi, meski rumah mereka terendam air.

“Untuk saat ini, belum ada pi orang yang pergi mengungsi,” ujarnya, saat dilokasi.

Dian mengaku, jika dirinya tidak memilih untuk mengungsi lantaran kondisi air, menurutnya belum membahayakan. Sehingga ia beserta keluarganya memilih tetap tinggal dirumah.

“Karena belum membahayakan jadi kami belum mengungsi, kami bersama keluarga menunggu air sampai turun,” ungkapnya.

Baca juga: Banjir Bandang di Bantaeng Setinggi 2 Meter dan Hanyutkan 4 Rumah Warga

Sebelumnya, Berdasarkan informasi diperoleh dari Newsurban.id, hujan di Kabupaten Jeneponto terjadi sekira pukul 11.30 Wit siang hingga saat ini. Kedalaman air melanda permukiman bervariasi, paling tinggi 2 meter.

Banjir ini juga membuat jalan poros desa juga tidak bisa dilalui. Terlihat juga sejumlah kendaraan mobil dan motor yang parkir di pinggir jalan terbawa arus air sekitar 200 meter.

“Desa Rumbia dilanda banjir bandang dan hingga saat ini belum surut” kata AKP Syahrul, Kasubag Humas Polres Jeneponto.

Baca juga: Akibat Banjir Bandang Tanggul Cekdam di Bantaeng Jebol

Banjir bandang juga menyebabkan Jalan Trans Sulawesi penghubung Gowa, Jeneponto, dan Bantaeng tidak bisa dilalui.

“Jalur alternatif penghubung Kabupaten Gowa, Jeneponto dan Bantaeng saat ini tak bisa dilalui,” kata Naswardana, warga Rumbia. (*)

One thought on “Rumahnya Terendam Banjir, Warga Kecamatan Rumbia Jeneponto Tak Ingin Mengungsi

  1. Pingback: Ketua Bhayangkari Jeneponto Beri Bantuan Korban Banjir dan Tanah Longsor | Newsurban

Leave a Reply