PDIP Setuju Pasal 7 RUU HIP Dihapus dan Penambahan Larangan Ideologi Anti Pancasila

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (ist)

Merespons dinamika pro-kontra atas pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), sikap PDI Perjuangan mengedepankan musyawarah dengan memperhatikan seluruh aspirasi masyarakat. PDI Perjuangan pun setuju Pasal 7 RUU HIP dihapus dan penambahan larangan ideologi anti Pancasila.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, menyikapi dinamika yang berkembang, materi muatan yang terdapat di dalam Pasal 7 RUU HIP terkait ciri pokok Pancasila sebagai Trisila yang kristalisasinya dalam Ekasila, PDIP setuju untuk dihapus.

Begitu juga penambahan ketentuan guna menegaskan larangan terhadap ideologi yang bertentangan dengan Pancasila seperti marxisme-komunisme, kapitalisme-liberalisme, radikalisme serta bentuk khilafahisme, juga setuju untuk ditambahkan.

“Pemerintahan Presiden Jokowi melalui Menkopolhukam Prof Mahfud MD, memahami suasana kebatinan yang berkembang, dan PDI Perjuangan meyakini bahwa pemerintah akan kedepankan dialog dan menampung aspirasi yang berkembang,” kata Hasto.

Malah menurut Hasto, berbagai pendapat berkaitan dengan RUU HIP tersebut, menunjukkan kuatnya kesadaran terhadap Pancasila sebagai dasar yang memersatukan bangsa. Sehingga kata Hasto, bijak sekiranya semua pihak mendepankan dialog. “Sebab dialog, musyawarah dan gotong royong adalah bagian dari praktek demokrasi Pancasila,” ujarnya.

Hasto juga menekankan, Indonesia dikenal bangsa pejuang dan memperoleh kemerdekaan dengan rasa percaya diri. “Indonesia dikenal sebagai pelopor tata dunia baru yang damai dan berkeadilan. Semua kepoloporan tersebut mampu menjadi spirit bangsa-bangsa Asia-Afrika dan Amerika Latin memerdekakan diri,” kata dia.

Dengan kepeloporan tersebut, kata Hasto, Indonesia harus bangga. “Dan seharusnya menatap masa depan penuh rasa percaya diri, dan pada saat bersamaan selalu kedepankan persatuan dan kesatuan bangsa, serta menghindar dari politik devide at impera,” kata Hasto dalam keterangan tertulis, Minggu 14 Juni 2020.

Karena itu, menurut Hasto, Pancasila yang digali dari bumi Indonesia adalah saripati kepribadian bangsa yang sarat dengan tradisi gotong royong dan musyawarah. “Atas dasar hal tsb, maka terkait dinamika, pro-kontra yang terjadi dengan pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), sikap PDI Perjuangan adalah mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat. Musyawarah untuk mufakat adalah praktek demokrasi Pancasila,” tuturnya. (#)

2 thoughts on “PDIP Setuju Pasal 7 RUU HIP Dihapus dan Penambahan Larangan Ideologi Anti Pancasila

  1. Pingback: PDIP Sebut Pemindahan Ibu Kota Palestina Bentuk Ketidakadilan Baru | Newsurban

  2. Pingback: Bamsoet Dorong Kembali Mata Pelajaran PMP Mulai TK sampai Perguruan Tinggi | Newsurban

Leave a Reply