Warga Nunukan Tak Perlu Lagi ke Disdukcapil, Cukup Via WhatsApp

Akhmad Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Nunukan

“Kami sampai hari ini membuka dan memberikan pelayanan online penuh, tidak ada permasalahan dalam pelayanan, karena masyarakat sudah banyak yang memiliki HP Android yang dapat untuk mengirimkan persyaratan melalui WhatsAap,” ujar Akhmad Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Nunukan saat di temui wartawan Newsurban.id Senin (15/06/2020).

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kanupaten Nunukan terus berbenah memberikan pelayanan terbaik. Salah satunya dilakukan memberikan pelayanan online sebagai bentuk penerapan social distancing dan phisycal distancing.

Kebijakan yang dilakukan semata-mata untuk upaya pencegahan dini terhadap COVID-19 di Nunukan.

Akhmad selaku Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Nunukan mengatakan, hingga hari ini Disdukcapil memberikan pelayanan secara online. Hal itu dilakukan untuk menghindari kurumunan masyarakat ditengah kondisi pandemi.

Baca juga: Cegah COVID-19, Dirjen PPMD Sebut Pemdes Bisa Gunakan Dana Desa, Kabupaten Nunukan Sudah Jalankan

“Kami sampai hari ini membuka dan memberikan pelayanan online penuh, tidak ada permasalahan dalam pelayanan, karena masyarakat sudah banyak yang memiliki HP Android yang dapat untuk mengirimkan persyaratan melalui WhatsAap,” ujarnya saat di temui wartawan Newsurban.id Senin (15/06/2020).

Layanan online Disdukcapil Kabupaten Nunukan

Layanan dilakukan Disdukcapil baik itu berupa KTP, kartu keluarga (KK), akta lahir, akte kematian, pindah datang, akte perkawinan, perubahan status anak, pengaduan data kependudukan.

“Layanan tersebut bisa di proses dan terima melalui nomor WhatsApp yang telah kita sediakan,” tutur Akhmad.

Ia menjelaskan syaratnya sederhana yakni cukup foto dokumen persyaratan dan mengirim ke WhatAap Petugas dan akan diverifikasi setelah memenuhi syarat maka akan dibproses.

“Kami menerbitkan dokumennya mengunakan tanda tangan elektronik,” katanya.

Baca juga: Tak Hanya Online, Dukcapil Nunukan Terapkan Layanan “Jemput Bola” di Kecamatan Terluar

Dalam kondisi apapun melayani masyarakat haruslah tetap prima dan inovatif, apapun kondisinya yang di sesuaikan dengan jam layanan perkantoran. Artinya masyarakat juga bisa mencetak sendiri dokumen kependudukan baik itu akta, KK tidak lagi menggunakan blangko yang seperti dulu tapi sudah menggunakan kertas hvs A4 ukuran 80 gram.

“Jadi Disdukcapil Nunukan memanfaatkan tanda tangan elektronik (TTE) artinya setiap kepengurusan dokumen kapan dan dimana saja jika dibutuhkan maka siap untuk dicetak. Setelah dokumen si pemohon sudah jadi dilanjutkan download oleh petugas dan di kirimkan kembali ke pemohon,” ungkapnya.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, Kementerian Pertanian Gandeng Jasa Layanan Online

“Kedepannya, akan ada Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Nunukan, sehingga bisa jadi File Projectnya, jadi lewat sistem alat tersebut bisa benar-benar berguna untuk memberikan pelayanan yang inovatif sesuai dengan perkembangan teknologi di zaman industri ini,” lanjut Akhmad

Memasuki persiapan new normal atau tatanan hidup yang baru, kata dia, Disdukcapil Nunukan berpesan perekaman E-KTP masyarakat masih dapat dilakukan di kantor Disdukcapil tapi tetap mengikuti aturan yakni sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. (Arung/*)

Leave a Reply