DPRD Nunukan Panggil Dinkes dan PUPR Terkait Kisruh Puskesmas Lapri Sebatik

Gabungan komisi DPRD Nunukan menggelar rapat meminta penjelasan Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat terkait kisruh proyek Puskesmas Lapri Sebatik Utara, Kamis 18 Juni 2020. (arung)

Ribut-ribut terkait pembangunan Puskesmas Lapri Sebatik, disikapi DPRD Kabupaten Nunukan. Dinsos dipanggil DPRD Nunukan untuk menjelaskan persoalan tersebut.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Nunukan memanggil Dinas Kesehatan untuk meminta penjelasan pembangunan Puskesmas Lapri Sebatik Utara.

Sebelumnya, pembangunan Puskesmas tersebut dipersoalkan beberapa Anggota DPRD. Pembangunan proyek itu, ramai digunjingkan karena ada sinyalemen pembangunan tersebut menyalahi aturan.

Selain Dinkes turut hadir juga perwakilan Dinas Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat (PU-PR). Rapat dengar gabungan komisi dipimpin Ketua DPRD Nunukan Rahma Leppa Hafid didampingi Wakil Ketua Burhanudin dan Ketua Komisi III Saleh di Ruang Rapat Ambalat 1 Kantor DPRD, Kamis (18/6).

Baca: Lima Kali WTP, Ketua DPRD Nunukan Apresiasi Pemkab Nunukan

Burhanudin yang juga politisi PKS Nunukan Dapil II Sebatik, menilai pembangunan Puskesmas Sebatik Utara tidak melihat azas manfaat yang berlandaskan pada jumlah penduduk di Desa Lapri karena sebelumnya juga sudah ada Puskesmas.

“Kita menginginkan pelayanan kesehatan tapi lihatlah terlebih dahulu kenapa harus ada dua Puskesmas di satu Kecamatan,” ujar Burhanudin.

Senada, Nursan dari Partai Gerindra dapil sama, turut mempertanyakan Puskesmas tersebut. “Kenapa tidak melibatkan atau berkomunikasi terlebih dahulu dengan anggota DPRD Nunukan sebelum proses pembangunan Puskesmas berlangsung,” ujarnya.

Baca: DPRD Nunukan Setujui Perda Investasi Pelayanan dan Retribusi

Menjawab, pertanyaan anggota dewan, Kepala Dinas Kesehatan Nunukan dr Mainstar Tololiu menjelaskan, pembangunan Puskesmas Lapri di Kecamatan Sebatik Utara merupakan pembangunan yang bersumber dari APBN dengan menggunakan dama alokasi Khusus atau (DAK).

“Jadi anggaran pembangunan Puskesmas Lapri bukan murni dari APBD Nunukan, karena ini Afirmasi dari kementerian Kesehatan RI yang telah Dinkes Nunukan perjuangkan tahun 2019 yang lalu,” kata Tololiu.

Baca: Saat Reses Anggota DPRD Nunukan Andi Mutamir, Warga Antusias Sampaikan Aspirasi

Ia menambahkan walaupun jumlah penduduk di Desa Lapri masih terbatas, tetapi program prioritas dari pusat khususnya program tersebut diperuntukkan bagi pulau terluar dalam hal bidang kesehatan yang perlu kita sambut tanpa harus menunggu demi pembangunan dibidang kesehatan.

“Di tahun depan sudah tidak tersedia lagi, makanya kita harus jemput bola,” ungkapnya.

Dari pihak Dinkes Nunukan juga mengakui pembangunan tersebut belum dikoordinasikan pada DPRD Nunukan. “Waktu itu berbenturan saat penetapan anggaran desember tahun lalu, jadi tidak memungkinkan untuk di koordinasikan sehingga hal tersebut ditetapkan bersama dengan penetapan APBD Nunukan,”jelasnya

Sementara Nikmah, Anggota DPRD Nunukan sekaligus ketua Fraksi partai Hanura mendukung pembangunan Puskesmas tersebut. “Pada dasarnya saya apresasi ada pembangunan di sebatik apalagi untuk kesehatan, kedepannya juga harus merata pembangunannya baik di wilayah III dan IV Nunukan,” katanya. (arung)

One thought on “DPRD Nunukan Panggil Dinkes dan PUPR Terkait Kisruh Puskesmas Lapri Sebatik

  1. Pingback: DPRD Nunukan Minta Bawaslu Antisipasi Kampanye Hitam Pilkada 2020 | Newsurban

Leave a Reply