JK Minta Penanganan COVID-19 Tegas, Di Sulsel Angka Penularan Terus Batambah

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla memberi bantuan 1.000 sprayer dan 2 gunner kepada PMI Sulawesi Selatan untuk membantu penanganan COVID-19.

Jusuf Kalla menekankan penanganan Covid-19 di Sulawesi Selatan harus tegas, cepat, dan secara bersama-sama.

GOWA, NEWSURBAN.ID – Jusuf Kalla mantan Wapres RI dua kali sekaligus Ketua Umum PMI mengatakan penanganan Covid-19 di wilayah Sulsel ini butuh ketegasan, kecepatan dan secara bersama-sama.

Penegasan itu disampaikan JK sebagai bentuk keprihatinan atas penularan virus corona di Sulsel yang belum bisa dikendalikan.

Baca: Fase New Normal, Kasus Positif Corona Melonjak Seribuan Per Hari

Susel saat ini menjadi wilayah dengan kasus Covid-19 terbesar di Indonesia di luar Jawa.

“Pemerintah bersama-sama PMI harus mengintervensi dengan melakukan penyemprotan disinfektan untuk mematikan virus dimanapun tempatnya untuk mengurangi korbannya,” kata JK di Gedung Balai Prajurit Jenderal M Jusuf, Makassar, Rabu (17/6).

Baca: Kabar Baik, Hanya Bertambah 4, Kasus Positif Corona Sulsel Menjadi 3.200

Tak hanya tegas mejalankan protokol kesehatan, JK juga meminta agar penyemprotan bisa ditingkatkan, agar dapat mengurangi angka kasus Covid-19 di wilayah Sulsel.

“Jangan menyerah, kita harus menentukan nasib kita dengan cara bersatu dan bekerja keras. PMI siap membantu upaya itu,” ujarnya.

Baca: Fase New Normal, Kasus COVID-19 di Makassar Capai 1.849

Palang Merah Indonesia Pusat akan membantu Palang Merah Indonesia Sulawesi Selatan 1.000 Sprayer dan 2 unit mobil gunner. Guna mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penanganan COVID-19 di Sulawesi Selatan.

Sementara Ketua PMI Sulsel Adnan Purichta Ichsan usai menghadiri pertemuan dengan JK, mengatakan bantuan alat semprot ini diberikan karena Ketua PMI Pusat meminta agar penyemprotan disinfektan khususnya di wilayah Sulsel untuk lebih diintensifkan dan dimasifkan.

Baca: Pemkot Makassar Kasi Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Mulai 20 Juni

“Tadi Ketua PMI Pusat sampaikan akan dikirim 1.000 sprayer dan juga akan ditambah mobil gunner. Saat ini kita punya dua mobil gunner akan ditambah lagi 3 sehingga menjadi 5 mobil gunner,” kata Adnan yang juga Bupati Gowa.

PMI Sulsel lanjut Adnan siap bersinergi bersama pemerintah dan Gugus Tugas untuk memutus mata rantai penularan COVID-19, dan akan difokuskan di perkantoran, masjid-masjid, rumah-rumah ibadah dan tempat-tempat lainnya seperti mall dan pasar.

Baca: Forkopimda Gowa Sinergi Bangun Kampung Rewako di Dua Lokasi

Adanan mengatakan, semua pihak harus bahu-membahu bersama-sama untuk bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan cara penyemprotan disinfektan.

“Hasil penelitian mengatakan bahwa penyemprotan disinfektan dengan alkohol 70% virus apapun 1 menit itu akan mati,” tambahnya. (ad)