PDIP Sebut Pemindahan Ibu Kota Palestina Bentuk Ketidakadilan Baru

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

Mendorong politik luar negeri bebas aktif, PDI Perjuangan menyorot pemindahan Ibu Kota Palestina. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu, menyebut pemindahan ibukota Palestina ketidakadilan baru.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya terus mendorong pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif yang berpihak pada perdamaian dunia guna menghapuskan berbagai bentuk penjajahan yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Menurut mengaku, saat ini duania menghadapi krisis. Berbagai ketegangan terjadi di belahan dunia. Di Timur Tengah ada persoalan di Yaman, Suriah, Irak, dan juga ketegangan antara Arab Saudi dan Turki. Demikian halnya persoalan di Laut China Selatan, konflik perbatasan Tiongkok dengan India, serta berbagai persoalan di Afrika dan Amerika Latin.

“Situasi ini memerlukan kepemimpinan Indonesia sebagaimana terjadi ketika diselenggarakan Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok dan Conference of the New Emerging Forces,” kata Hasto Kristiyanto di Jakarta, Kamis (18/6).

Baca: PDIP Setuju Pasal 7 RUU HIP Dihapus dan Penambahan Larangan Ideologi Anti Pancasila

Menurut dia, outward looking itu menunjukkan spirit kepemimpinan Indonesia. Sebab, cara pandang Pancasila sebagai weltanschauung (ideologi,red) dunia.

Dia mengakui, saat ini energi bangsa banyak terkuras ke dalam, penuh hiruk-pikuk tentang siapa dapat apa. Maka kata dia, saatnya energi positif bangsa harus digelorakan, dan berbagai persoalan dalam negeri secepatnya diselesaikan.

“Agar Indonesia bisa kembali menjalankan tanggung jawabnya melalui sikap outward looking tersebut,” ujar Hasto.

Dalam pandangan Hasto, di tengah berbagai sikap dan tindakan elite yang terlalu melihat ke dalam, energi bangsa terkuras dan melupakan tanggung jawab Indonesia bagi dunia.

Dia menyebut contoh Palestini. “Lihat saja persoalan Palestina. Kini ada proposal baru untuk memindahkan Ibu kota Palestina ke Abu Dis, menggantikan Yerusalem,” kata Hasto.

PDI Perjuangan sambung dia, tidak setuju dengan usulan tersebut karena justru hadir sebagai bentuk ketidakadilan baru. “Sikap Partai konsisten dengan apa yang sudah diperjuangkan Bung Karno untuk memerjuangkan kemerdekaan Palestina sebenar-benarnya sebagai buah dari spirit Dasa Sila Bandung,” kata Hasto.

Pesan dia, saatnya energi positif bangsa dikedepankan. Pancasila sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, harus dibumikan bagi peningkatan kedaulatan dan keberdikarian bangsa, serta bertindak keluar secara aktif dalam membangun peradaban dunia. (#)

2 thoughts on “PDIP Sebut Pemindahan Ibu Kota Palestina Bentuk Ketidakadilan Baru

  1. Pingback: PDIP Tempuh Jalur Hukum Sikapi Pembakar Bendera Patai | Newsurban

  2. Pingback: PDIP Tempuh Jalur Hukum Sikapi Pembakar Bendera Partai | Newsurban

Leave a Reply