Sungai Miu Sigi Sulteng Meluap, 30 Rumah dan Fasilitas Umum Terendam Banjir

KondisI Sungai Miu di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah

Sekitar 30 rumah warga tergenang. Banjir juga meredam satu sekolah dasar, satu taman kanak-kanak, satu puskesmas, satu rumah ibadah, dan Kantor Desa Omu.

PALU, NEWSURBAN.ID — Hujan deras terus mengguyur Sulawesi Tengah. Akibatnya, membuat air sungai Miu meluap dan meredam permukiman warga di Desa Omu dan Desa Tuva, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng, Kamis (18/06/2020).

“Akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah itu sejak Rabu (17/06/2020) pukul 19.00 WITA hingga dini hari, air Sungai Miu meluap dan merendam pemukiman,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu Basrano.

Baca juga: Banjir Bandang di Sigi Sulteng, Dua orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Ia mengatakan atas kejadian itu sekitar 30 rumah warga tergenang. Banjir, lanjut dia, juga meredam satu sekolah dasar, satu taman kanak-kanak, satu puskesmas, satu rumah ibadah, dan Kantor Desa Omu.

“Dari informasi yang kami terima, tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut,” kata Basrano.

Menurut laporan warga, bagian dari jalan Palu-Kulawi tertimbun longsoran tanah sehingga pengguna kendaraan harus mendorong kendaraan mereka saat melewatinya.

Baca jugaBanjir Bandang Bangunkan Warga Sigi, Ratusan Orang Mengungsi

Jalan Palu-Kulawi yang menghubungkan Kota Palu dengan Kecamatan Kulawi, Kulawi Selatan, Pipikoro, dan Lindu di Kabupaten Sigi sering longsor karena kondisi tanahnya labil dan berada dekat dengan aliran sungai.

Basarnas Palu telah mengerahkan tujuh personel ke lokasi bencana di Sigi untuk membantu penanganan dampak bencana bersama aparat TNI/Polri dan pemerintah daerah.

“Kami harap tidak ada banjir susulan agar situasi kembali normal,” kata Basrano.

Leave a Reply