Gaduh, Rencana Mutasi Pendamping PKH di Pangkep

Koordinator kabupaten Pendamping sosial PKH Pangkep Ramzah

“Awalnya, saya perhadapkan surat tugas PKH yang baru ini ke bidang untuk disetujui. Tapi di sana justru di revisi dengan alasan satu orang pendamping dipindah tugaskan. Padahal, di SK Kementrian Sosial jelas penempatannya, kenapa harus dipindahkan,” ujar Koordinator kabupaten Pendamping sosial PKH Pangkep Ramzah yang ditemui, Jumat (19/06/2020).

PANGKEP, NEWSURBAN.ID — Rencana mutasi Pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Dinas Sosial Kabupaten Pangkep, menjadi Gaduh. Bagaimana tidak, rencana tersebut diduga cacat administrasi.

Koordinator kabupaten Pendamping sosial PKH Pangkep Ramzah yang ditemui, Jumat (19/06/2020) mengaku, jika rencana mutasi tersebut dikeluarkan oleh pihak dinas sosial dalam hal ini bidang perlindungan dan jaminan sosial.

Baca juga: Pencopotan Lurah di Pangkep, Pengamat: Cacat Administratif

“Awalnya, saya perhadapkan surat tugas PKH yang baru ini ke bidang untuk disetujui. Tapi di sana justru di revisi dengan alasan satu orang pendamping dipindah tugaskan. Padahal, di SK Kementrian Sosial jelas penempatannya, kenapa harus dipindahkan,” ujar Ramzah.

Ia menambahkan, jika Surat tugas harus sesuai dengan mengikuti surat keputusan (SK) yang dikeluarkan Kemensos. “Surat tugas itu ikut dengan SK, jadi akan jadi temuan jika pendamping kami tidak bertugas di tempat yang sesuai SK nya,” tambah Ramzah.

Sementara, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Pangkep, Bushaeri yang dikonfirmasi terkait masalah tersebut mengaku tidak tahu sama sekali. Menurutnya, penempatan pendamping memang harus sesuai SK dari Kementrian Sosial.

Baca juga: Urus Administrasi Kependudukan Disdukcapil Luwu Timur Tak Pungut Biaya

“Saya tidak tahu menahu soal itu, saya juga tidak ada kewenangan, apalagi itu milik kementrian, kita ini dinas tidak pernah intervensi soal itu,” singkat Bushaeri.

Sebelumnya, pendamping PKH Pangkep yang menerima SK Kemensos di bulan Maret menempatkan empat orang petugas baru yakni dua orang di Kecamatan Tondong Tallasa, Kecamatan Liukang Tupabbiring dan Liukang Kalmas masing masing satu orang.

Sementara diakui pihak Dinsos hendak memutasi seorang petugas di Kecamatan Tondong Tallasa, untuk di tempatkan di Kecamatan Liukang Tupabbiring, meski tidak sesuai dengan SK yang diterbitkan Kemensos.

One thought on “Gaduh, Rencana Mutasi Pendamping PKH di Pangkep

  1. Pingback: Kejari Pangkep Warning Kades dan Lurah Soal Penggunaan Anggaran | Newsurban

Leave a Reply