Pilkada Kaltara: Danrem Maharajalila Tegaskan TNI Netral, Pengamat Minta Rakyat Cerdas Memilih Calon

Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Suratno

Menjelang Pilkada di Kalimantan Utara, Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Suratno menegaskan, seluruh prajurit TNI netral.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Sejak dwifungsi ABRI dicabut, TNI praktis meninggalkan panggung politik praktis. TNI kini, terlibat dalam politik pertahanan negara, netral di politik praktis.

Penegasan itu disampaikan, Danrem 092 Maharajalila Brigjen TNI Suratno saat ditanya terkait Pilkada Kaltara di sela peresmian Kampung Trengginas di Kabupaten Nunukan.

Diketahui, dalam Pilkada serentak di Kalimantan Utara, selain pemilihan gubernur ad empat kabupaten pemilihan Bupati. Yakni, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Bulungan.

Baca: Pilkada Kaltara 2020, Polri-TNI Apel Siaga Sinergi Untuk Pengamanan

Walau masa pandemi Covid-19, tensi politik di empat kabupaten itu terasa mulai memanas. Topiknya tidak hanya calon bupati masing-masing daerah tetapi juga soal figur calon gubernur.

Menyikapi itu, Suratno, menegaskan pihaknya netral. “Aparat TNI dan Polri harus dalam posisi netral. Politik TNI Polri adalah politik negara bukan politik praktis,” tegasnya.

Baca: KPU Nunukan Aktifkan Kembali PPK dan PPS Untuk Pilkada 2020

Kata dia sinergi TNI dan Polri harus tetap dijaga. “Upaya kita adalah mengawal kebijakan pemerintah agar negara kesatuan ini tidak pecah, selalu tetap dalam bingkai NKRI,” ujar Suratno.

Pengamat Politik Kalimantan Utara, Andi Nur Rahmadani mengatakan, figur yang pantas mendapat kursi empuk di Pilkada Kaltara 2020 harus visioner, serta progresif mengelola keuangan daerah, tidak sibuk membangun pecitraan untuk mendapatkan suara rakyat.

Baca: KMP Kaltara, Dorong Pemimpin Muda Maju di Pilkada Serentak 2020

Kecakapan mengelola keuangan daerah menurut dia, penting karena akan menghadapi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sudah direalokasi. Sehingga siapa pun yang terpilih akan menghadapi persoalan Pandemi COVID-19.

“Jika nanti yang terpilih adalah orang yang tidak paham mengelola pendapatan dan belanja pemerintahan, maka dapat dipastikan keuangan daerah akan jebol,” kata Andi saat di hub via telepon seluler.

Baca: Pengamat Politik Kaltara: Jangan Tukar Hak Pilih dengan Materi

Karena itu, Andi meminta masyarakat bisa menilai calon yang pantas. “Memang sekarang belum ada penetapan resmi, tapi kan sudah ada beberapa nama figur yang muncul, makanya penting melakukan penilaian dini, artinya orang tersebut harus paham akan kebijakan publik di tingkat daerah, baik karakter, dan pengalaman menghadapi masyarakat yang multienik,” jelas.

Andi juga mengharapkan masyarakat mampu berpikir kritis, dan sadar menggunakan hak demokrasinya.

Bagi partai pengusung atau calon, kata dia, bukan saatnya lagi untuk memaksakan diri. Karena pekerjaan rumah untuk Gubernur dan Bupati terpilih sangat berat. “Karena siapa pun yang terpilih akan memghadapi tantangan tatanan new normal,” pungkasnya. (ar)

2 thoughts on “Pilkada Kaltara: Danrem Maharajalila Tegaskan TNI Netral, Pengamat Minta Rakyat Cerdas Memilih Calon

  1. Pingback: Faridil Murad Optimis Penuhi Syarat di Pilkada Bulungan | Newsurban

  2. Pingback: Bawaslu Nunukan Awasi Ketat Titik Rawan Pelanggaran Verfak Dukungan Calon Perseorangan | Newsurban

Leave a Reply