WHO Perkirakan Vaksin Virus Corona Tersedia Paling Cepat 1 Tahun

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Wabah Corona Virus 2019 (COVID-19) secara global kian memburuk. Sementara Badan Kesehatan Dunia memperkirakan satu dari 100 kandidat vaksin virus corona yang dilanjutkan ke pengembangan, jika berhasil tersedia paling cepat satu tahun.

BRUSSEL, NEWSURBAN.ID – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus kembali mengingatkan wabah virus corona secara global semakin memburuk.

Tedros memperkirakan, jumlah orang terinfeksi COVID-19 menembus 10 juta orang pada pekan depan. Angka kematian bisa mencapai 500.000.

Semakin mengkhawatirkan karena menurut Tedros, belum ada kepastian mengenai kesiapan vaksin virus corona. Dia tak yakin vaksin akan tersedia dalam setahun.

Baca: 
Pandemi Covid-19: WHO Minta Trump 
Tak Mempolitisasi Virus

Menuju New Normal Life, Warga Patut 
Ketahui Biaya Penanganan Pasien COVID-19

“Sangat sulit untuk memastikan bahwa kita akan mendapatkan vaksin. Kita tidak pernah punya vaksin untuk Virus Corona. Jadi ketika ini ditemukan, kita berharap akan ditemukan, akan menjadi yang pertama,” kata Tedros, dikutif Reuters, Jumat 26 Juni.

Pernyataan terbaru itu disampaikan Tedros saat konferensi video dengan perwakilan komisi kesehatan Parlemen Eropa, Jumat 26 Juni 2020.

Tedros menjelaskan, setelah ditemukan, vaksin Covid-19 harus menjadi barang yang bisa diakses semua kalangan.

Saat ini WHO memiliki lebih dari 100 kandidat vaksin virus corona, satu di antaranya sampai pada fase pengembangan lanjutan. “Berharap bahwa akan ada vaksin, perkiraannya mungkin kita mendapatkan vaksin dalam 1 tahun. Jika dipercepat, bisa jadi kurang dari itu, dalam beberapa bulan. Itulah yang dikatakan para ilmuwan,” katanya.

Bos WHO itu mengingatkan setelah pandemi berakhir, masyarakat dunia tidak kembali ke kondisi sebelum wabah COVID-19.

Karena itu, dia mengajak masyarakat internasional membangun kehidupan normal baru yang lebih adil, lebih hijau, dan membantu mencegah perubahan iklim. (#)