Parah, Bupati Husler Kumpulkan Warganya Tidak Taati Protokol Kesehatan

Bupati Luwu Timur mengumpulkan warganya ditengah pandemi tanpa menerapakan protokol kesehatan

Bupati Luwu Timur Muhammad Thorig Husler mengumpulkan komunitas sebanyak 200 orang, di rujab Bupati, Sabtu (27/06/2020) Malam.

LUWU TIMUR, NEWSURBAN.ID — Kabupaten Luwu Timur saat ini masuk peringkat ke-6 dalam kasus covid-19 atau virus corona tertinggi di Indonesia. Namun, hal itu tidak dihiraukan oleh Pemerintah Luwu Timur yakni Bupati.

Bahkan, Bupati Luwu Timur Muhammad Thoriq Husler ditengah pandemi virus corona mengumpulkan masyarakat tidak menerapkan physical distancing sesuai pedoman protokol kesehatan yang berlaku.

Baca juga: Luwu Timur Masuk Peringkat Enam Kasus Tertinggi Covid-19 di Indonesia

Dilansir di warta.luwutimurkab.go.id Husler mengumpulkan Komunitas Mobil Pick Up Sulawesi (PS) dan Persatuan Pemuat Ikan (PPI) yang berjumlah Kurang lebih 200 orang, di rujab Bupati, Sabtu (27/06/2020) Malam.

Baca juga: Update 10 Juni: Kasus Covid-19 di Luwu Timur Meledak, Total Positif 399 Orang

Bupati Luwu Timur mengumpulkan warganya tidak taati protokol kesehatan

Tak hanya Bupati menghadiri pertemuan itu, Kepala Bapelitbangda Budiman, juga juga turut hadir.

Bupati Husler mengatakan, silaturahmi ini juga sekaligus mensosialisasikan kebijakan mengenai New Normal, agar berikutnya masyarakat bisa memahami dan beraktivitas kembali namun sesuai protokol kesehatan.

Baca juga: Penanganan Pasien Covid-19 di Luwu Timur Terkesan Kurang Dipedulikan

“Melalui silaturahim yang dibingkai dalam kopi darat ini, sekaligus kita sosialisasi kepada para warga yang tergabung dalam komunitas Pick Up Luwu Timur, bahwa kedepan secara bersama kita akan menerapkan kebijakan New Normal, sehingga aktivitas perekonomian yang sempat tersendat, tentu kembali berjalan seperti biasanya namun dengan protokol kesehatan,” ucap Husler.

Sebaran Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur

Adapun pedoman protokol kesehatan yang dikleuarkan oleh Menteri Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, antara lain:

1. Jaga kebersihan tangan
Bersihkan tangan dengan cairan pencuci tangan atau hand sanitizer, apabila permukaan tangan tidak terlihat kotor. Namun, apabila tangan kotor maka bersihkan menggunakan sabun dan air mengalir.

Cara mencucinya pun harus sesuai dengan standar yang ada, yakni meliputi bagian dalam, punggung, sela-sela, dan ujung-ujung jari.

2. Jangan menyentuh wajah
Dalam kondisi tangan yang belum bersih, sebisa mungkin hindari menyentuh area wajah, khususnya mata, hidung, dan mulut.

Mengapa? Tangan kita bisa jadi terdapat virus yang didapatkan dari aktivitas yang kita lakukan, jika tangan kotor ini digunakan untuk menyentuh wajah, khususnya di bagian yang sudah disebutkan sebelumnya, maka virus dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh.

3. Terapkan etika batuk dan bersin
Ketika kita batuk atau bersin, tubuh akan mengeluarkan virus dari dalam tubuh. Jika virus itu mengenai dan terpapar ke orang lain, maka orang lain bisa terinfeksi virus yang berasal dari tubuh kita.

Terlepas apakah kita memiliki virus corona atau tidak, etika batuk dan bersin harus tetap diterapkan. Caranya, tutup mulut dan hidung menggunakan lengan atas bagian dalam.

Bagian ini dinilai aman menutup mulut dan hidung dengan optimal, selain itu bagian lengan atas dalam ini tidak digunakan untuk beraktivitas menyentuh wajah. Sehingga relatif aman.

Selain dengan lengan, bisa juga menutup mulut dan hidung menggunakan kain tisu yang setelahnya harus langsung dibuang ke tempat sampah.

4. Pakai masker
Bagi Anda yang memiliki gejala gangguan pernapasan, kenakanlah masker medis ke mana pun saat Anda keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain. Setelah digunakan (masker medis hanya bisa digunakan 1 kali dan harus segera diganti), jangan lupa buang masker di tempat sampah yang tertutup dan cuci tangan setelah itu.

Namun, bagi Anda yang tidak memiliki gejala apapun, cukup gunakan masker non-medis, karena masker medis jumlahnya lebih terbatas dan diprioritaskan untuk mereka yang membutuhkan.

5. Jaga jarak
Untuk menghindari terjadinya paparan virus dari orang ke orang lain, kita harus senantiasa menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter. Terlebih, jika orang tersebut menunjukkan gejala gangguan pernapasan.

Jaga jarak juga dikenal dengan istilah physical distancing. Kita dilarang untuk mendatangi kerumunan, meminimalisir kontak fisik dengan orang lain, dan tidak mengadakan acara yang mengundang banyak orang.

6. Isolasi mandiri
Bagi Anda yang merasa tidak sehat, seperti mengalami demam, batuk/pilek/nyeri tenggorokan/sesak napas, diminta untuk secara sadar dan sukarela melakukan isolasi mandiri di dalam rumah.

Tetap berada di dalam rumah dan tidak mendatangi tempat kerja, sekolah, atau tempat umum lainnya karena memiliki risiko infeksi Covid-19 dan menularkannya ke orang lain.

7. Jaga kesehatan
Selama berada di dalam rumah atau berkegiatan di luar rumah, pastikan kesehatan fisik tetap terjaga dengan berjemur sinar matahari pagi selama beberapa menit, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan melakukan olahraga ringan.

Untuk update tim gugus Luwu Timur, Sabtu (27/06/2020), jumlah kasus positif virus corona mencapai 495 orang.

2 thoughts on “Parah, Bupati Husler Kumpulkan Warganya Tidak Taati Protokol Kesehatan

  1. Pingback: 192 Kasus Baru, Positif COVID-19 di Sulawesi Selatan Menjadi 4.807 | Newsurban

  2. Pingback: All Out Dukung IBAS-Rio, Ketua Bappilu PAN Nilai Husler Nakhodai Luwu Timur | Newsurban

Leave a Reply