Pilkada Kaltara 2020, KPU Nunukan Siapkan APD dan Rapid Test Tim Verifikasi Faktual

Tim verifikasi faktual di Kabupaten Nunukan menjalani rapid test, Senin (29/6).

KPU Kabupaten Nunukan tengah menyiapkan APD untuk digunakan dalam seluruh tahapan Pilkada 2020 yang digelar di masa pandemi Covid-19. Paling mendesak, APD untuk tim verifikasi faktual calon perseorangan.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara telah menyiapkan alat pelindung diri (APD) yang digunakan pihak penyelenggara pada Pilkada 2020.

Ketua KPU Nunukan Rahman mengatakan telah mempersiapkan alat pelindung diri (APD) sebagai bentuk kesiapan penyelengara pilkada yang akan digelar bulan desember 2020.

“Kami dari KPU telah menyiapkan APD   menjelang Pilkada Nunukan yang akan digelar nantinya,” kata Ketua KPU Nunukan, Senin (29/6).

Rahman menuturkan seluruh tahapan pilkada di Nunukan tahun ini akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk antisipasi penyebaran pandemi virus COVID-19.

“Seluruh kesiapan tahapan penyelenggaraan pilkada sedang kami persiapkan termasuk menyiapkan APD sesuai arahan KPU RI,” jelas Rahman.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nunukan Rahman.

Sedangkan APD yang disiapkan tersebut meliputi sarung tangan, masker, tong air, sabun cuci tangan, hand sanitizer, tisu dan cairan disinfektan yang akan ditempatkan di seluruh TPS wilayah yang ada di Kabupaten Nunukan

Contohnya dalam verifikasi faktual jalur perseorangam calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Utara kami juga sudah menyiapkan kepada tim dilapangan sebagai bentuk antisipasi dini.

Baca:

KPU Nunukan Aktifkan Kembali 
PPK dan PPS Untuk Pilkada 2020

Diisukan Maju di Pilkada Nunukan, 
Hanafiah Serahkan Sepenuhnya di Masyarakat

Pilkada Nunukan: Empat Cabup Berebut, 
Nasdem Jual Mahal

KPU Nunukan Rekrut 720 PPS Berintegritas 
di 240 Desa, Jumlah Pendaftar Seribu Lebih

Pilgub Kaltara, 27 Ribu Dukungan 
Paslon Hafid-Makinun Penuhi Syarat

DPRD Nunukan Minta Bawaslu Antisipasi 
Kampanye Hitam Pilkada 2020

Adapun verifikasi faktual jalur perseorangan KPU Nunukan melibatkan sekitar 550 orang yang terdiri atas PPS dan tenaga peneliti. Mereka akan  melakukan verfak secara sensus selama 14 hari kedepan tetapi batas maksimal tanggal 12 juli 2020 mendatang.

“Jumlah  dukungan untuk bakal calon gubernur dan wakil gubernur Abdul Hafid Achmad-Makinun Amin adalah 28.300 dukungan. Dengan sebaran 21 kecamatan 174 desa dan kelurahan dan sebelum menjalankan tugas verifikasi faktual jalur perseorangan PPS dan tenaga peneliti yang ada di lapangan terlebih dahulu kami lakukan rapid test,” terangnya.

Rahman juga mengatakan akan menyiapkan APD pelindung diri bagi petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP). “APD pelindung diri petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) yang sebentar lagi menjalankan tugasnya,” ungkapnya.

Dia mengemukakan, para PPDP ini nantinya akan bertugas mendatangi ke rumah-rumah warga pemilih guna pemutakhiran data dengan dilengkapi APD.

“Karena penting bagi kami melindungi petugas KPU saat melakukan pemutakhiran data pemilih dan masyarakat yang dikunjungi dirumahnya juga merasa aman tanpa harus takut kepada petugas KPU,” ujarnya.

Selain itu sebagian APD telah di distribusikan  ke beberapa kecamatan yang ada di Nunukan tingkat PPK dan PPS. (arung)

Leave a Reply