Demo Penolakan Kedatangan TKA China di Sultra Sampai Malam Hari

Demo penolakan TKA China sampai Malam Hari

Hingga berita ini dinaikkan pada pukul 20.32 WITA, aksi unjuk rasa penolakan TKA itu masih terus berlangsung.

KENDARI, NEWSURBAN.ID — Aksi unjuk rasa penolakan kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China. Aksi itu dilakukan tepatnya di simpang empat Bandara Haluoleo Kendari, Desa Ambaipua, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Massa melakukan sweeping setiap kendaraan roda empat yang keluar dari bandara untuk memeriksa setiap kendaraan apakah memuat para TKA asal Tiongkok atau tidak.

Massa aksi juga meminta kepada setiap kendaraan yang melintas agar menurunkan semua kaca jendela ketika melintas.

Baca juga: Warga China Dilarang Masuk di Indonesia dan Bebas Visa Dihapus

Demonstrasi penolakan TKA China ini berlangsung sejak siang hari sekitar pukul 13.40 WITA, dan berlanjut hingga malam hari. Demo penolakan ratusan TKA ini sempat memanas.

Ratusan pengunjuk rasa mencoba masuk ke Bandara Haluoleo Kendari. Namun dihalau oleh pihak kepolisian. Aksi dorong antara mahasiswa dan pihak kepolisian pun terjadi.

Pengamanan terlihat oleh pihak kepolisian telah menyiapkan satu unit mobil water cannon dan barikade kemanan dengan menggunakan tameng dan gas air mata.

Baca juga: Investigasi KTP Palsu Asal China, Wali Kota Kendari: Ada Oknum Petugas Capil

“Ini jalan kami, dibuat dari uang rakyat, jangan ada pergesekan. Tujuan kita bukan bergesek-gesekan dengan kepolisian. Dengan hormat berikan kami jalan,” ujar seorang orator saat berorasi di atas pengeras suara.

Hingga berita ini dinaikkan pada pukul 20.32 WITA, aksi unjuk rasa penolakan TKA itu masih terus berlangsung.

Selain itu, massa aksi juga terus melakukan razia pada setiap kendaraan roda empat yang keluar dari bandara. Sebanyak 105 orang TKA China gelombang kedua dikabarkan akan tiba hari ini di Bandara Haluoleo Kendari.

Leave a Reply