Gubernur Longki Ungkap 8 Peran Keluarga Untuk Ketahanan Bangsa

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola

Memperingati hari keluarga nasional atau Harganas, dan ulang tahun Ikatan Bidan Indonesia, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mempaparkan delapan fungsi keluarga untuk ketahanan bangsa.

PALU, NEWSURBAN.ID – Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola memaparkan delapan fungsi keluarga untuk menjaga kethanan bangsa. Delapan fungsi keluarga itu dipaparkan Longki dalam peringatan Harganas ke-27 dirangkaikan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-24, HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-69, dan 50 tahun Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di Gedung Pogombo Provinsi Sulawesi Tengah, Senin 29 Juni.

“Bukan hanya fungsi reproduksi saja yang diutamakan, akan tetapi tujuh fungsi lain juga tidak boleh diabaikan, yaitu agama, ekonomi, cinta kasih, sosialisasi, pendidikan, sosial budaya, perlindungan dan pembinaan lingkungan. Delapan fungsi keluarga ini, kunci mewujudkan ketahnan bangsa,” jelas Longki.

Lonngki menambahkan, untuk menjadi keluarga harmonis, maka harus dibina dengan cinta, kasih sayang dan kesetiaan, termasuk menyediakan waktu berkumpul keluarga. “Jangan lupa meluangkan waktu bersama keluarga karena keluarga adalah harta paling berharga,” pesan Longki.

Staf Ahli bidang Ekonomi dan Keuangan Pemkot Palu Yudhi Riyani Firman mewakili walikota Palu (baris kedua paling kanan) menghadiri peringatan Harganas ke-27 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, dirangkaikan Hari Lanjut Usia Nasional ke-24, HUT ke-69 Ikatan Bidan Indonesia, dan 50 tahun Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional di Gedung Pogombo Provinsi Sulawesi Tengah, Senin 29 Juni. (yusuf)

Gubernur Longki juga mengapresiasi 50 tahun BKKBN sebagai sahabat terbaik dalam merencanakan masa depan keluarga agar bebas dari masalah 4T, yaitu hamil terlalu muda, hamil terlalu tua, terlalu dekat jarak kehamilan, dan terlalu banyak anak.

Menurut Longki, mengatur jumlah anak, salah satu kunci untuk melindungi generasi penerus yang berkorelasi dengan upaya mencetak SDM berkualitas sebagai modal mewujudkan generasi unggul. “Ingat, berencana itu keren. Dan dua anak jauh lebih sehat,” ujarnya dalam peringatan serangkaian hari penting secara sederhana dan mengikuti protokol kesehatan.

Baca:

Bung Karno Berdiri di Monumen
Mutiara Bangsa GOR Kota Palu

Kejar Deadline, BPBD Palu Kerja Ekstra 
Input Data Penerima Stimulan II

Banyak Dikunjungi, BPBD Palu 
Pasang Wastafel Depan Kantor

Hidayat "Provokasi" Warga 
Bentuk Kelompok Usaha, 
Pemkot Siapkan Alat Pendukung

Puncak serangkaian peringatan hari penting yang dikemas sederhana itu, diisi antara lain mini survey keluarga, webinar kependudukan, talkshow, pelayanan KB sejuta akseptor, pembagian masker gratis, diskon belanja keluarga dan pasar murah Harganas di kantor Dinas P2KB Jalan Kartini.

Di awal, Gubernur Longki memotong tumpeng, sekaligus meresmikan program inovasi layanan kependudukan BKKBN yakni Komunitas Orang Tua GenRe (Koran GenRe), Jendela Informasi dan Konsultasi Online (Jesika-Line), dan Sistem Informasi Manajemen Bangga Kencana serta Merit Health Centre, inovasi Dinas P2KB Sulteng sebagai pusat layanan informasi pernikahan sehat untuk mencegah pernikahan dini di Sulteng.

Puncak peringatan Harganas yang dirangkaikan dengan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-24, HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-69, dan 50 tahun BKKBN, dihadiri Staf Ahli bidang Ekonomi dan Keuangan Pemkot Palu Yudhi Riyani Firman mewakili walikota Palu, Ketua TP PKK Sulteng merangkap Ketua Panitia Zalzulmida A Djanggola, Wakil Gubernur Rusli Dg Palabbi, Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng Maria Ernawati, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB (P2KB) Sulteng Rusli Bachtiar Rioeh, dan pimpinan instansi pemerintah di Sulawesi Tengah. (yusuf)

Leave a Reply