408 TKI Asal Malaysia Transit, BNNK Nunukan Ungkap 77 Orang Berkasus Narkotika

Petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan melakukan pendataan dan pembinaan terhadap 77 PMI deportan Malaysia yang berkasus narkotika, Rabu 1 Juli 2020. (ist-bnn kabupaten nunukan)

Sebanyak 408 tenaga kerja Indonesia transit di Kabupaten Nunukan, sebelum lenjutkan perjalanan ke daerah asal. 77 diantaranya berkasus narkotika. Mereka dikasi pembinaan sebelum diizinkan melanjutkan perjalanan.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Kabupaten Nunukan kembali kedatangan tamu. Sebanyak 408 TKI yang dideportasi pemerintah Malaysia transit di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Rabu 1 Juli 2020. Rapid test seluruhnya non reaktif.

Kepala BNNK Nunukan Kompol La Muati, mengatakan, dari dari 408 deportan, ada 77 orang diketahui berkasus narkotika. Mereka dipisahkan dari rombongan, didata dan dikasi pembinaan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan.

Para deportan itu berangka ke Nunukan dari Malaysia, Selasa 30 Juli. Setiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, mereka dirapid test Covid-19 oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nunukan sebelum diinapkan semalam di rusunawa Sedadap.

Sementara 77 orang, pada Rabu 1 Juli 2020, dipisahkan dari deportan lainnya. Mereka diberi pengarahan oleh Kasi P2M BNNK Nunukan Murjani Shalat dan Penyuluh Narkoba BNNK Nunukan Zaenal Arifin SKM.

Pengarahan meliputi bahaya narkoba bagi kesehatan dan kehidupan. Mereka juga diberi tips untuk tidak terjerumus lagi ke penyalahgunaan nartkotika.

Tidak hanya itu. BNNK juga meminta komitmen dari mereka untuk tidak lagi menyalahgunakan narkotika dan membuka lembaran kehidupan baru menjadi pribadi yang lebih baik.

Baca: 

Melalui Nunukan, 361 TKI Sulsel 
Asal Malaysia Pulang Kampung

Hari Ini, 325 Deportan WNI 
dari Malaysia Tiba di Nunukan

295 PMI Deportan Kinabalu dan 
Tawau Tiba di Pelabuhan Nunukan

Pusaka dan Suku Tidung Keberatan 
Nama Tunon Taka Jadi Pelabuha Nunukan

BNN Sebut Nunukan Pintu Masuk 
Incaran Jaringan 
Narkoba Internasional

Usai mendapat wejangan, 7 dari 77 deportan berkasus narkotika dipisahkan. Ketujuh orang itu diketahui adalah warga Nunukan.

BNNK juga mengambil data para deportan berkasus narkotika. Jawaban mereka bervariasi. Dari 77 orang semuanya mengaku menggunakan nartkoika. Setelah diurut, 85,72% mengaku mengetahui narkotika adalah barang terlarang.

Seluruhnya mengaku menggunakan jenis sabu atau batu di Malaysia. Sebanyak 57,15 persen mengaku terjerumus karena diajak, 42,85 persen mencoba sendiri.

Para PMI berkasus narkotika ini semuanya mengaku menggunakan sabu dengan alasan untuk bekerja. Yang membahagiakan seluruhnya mengaku sudah berhenti menggunakan narkotika sejak tertangkap oleh petugas.

Mendengar alasan para pekerja, La Muati, memberi penjelasan. Menurutnya persepsi yang berkembang di masyarakat, narkotika untuk kuat bekerja adalah persepsi yang sangat keliru.

Justru kata dia, menggunakan narkotika tubuh akan rusak karena telah dipaksa beraktivitas di luar kemampuannya. “Jadi jangan mudah terpengaruh oleh teman, khususnya teman sesama pekerja jika diajak menyalahgunakan narkotika,” pesan La Muati.

Sebelum dipulangkan ke alamat asal oleh petugas BP2MI, mereka semua telah berjanji untuk tidak menyalahgunakan narkotika dan akan berperilaku baik setibanya kembali di kampung halaman. (ar)

One thought on “408 TKI Asal Malaysia Transit, BNNK Nunukan Ungkap 77 Orang Berkasus Narkotika

  1. Pingback: Aksi Heroik KRI Tawau, 8 WNI yang Ditahan Malaysia Dibebaskan | Newsurban

Leave a Reply