Kalung Antivirus Corona Kementan, Achsanul Qosasi: Obat atau Jimat?

Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Achsanul Qosasi.

Terkait kebenaran khasiat kalung berbahan kayu putih untuk menangkal virus corona, anggota Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK Achsanul Qosasi melalui cuitannya, menanyakan  itu obat atau jimat.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID – Kementerian Pertanian atau Kementan menggandeng swasta yakni PT Eagle Indo Pharma atau produsen Cap Lang untuk memproduksi massal kalung antivirus corona dengan bahan dasar kayu putih.

Kepala Badan Litbang Pertanian Kementan, Fadjry Djufry, mengatakan langkah ini diambil sebagai ikhtiar Pemerintah dalam menyikapi pandemi COVID-19. Kebijakan ini juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menghargai dan mendukung karya anak bangsa.

Baca: WHO Perkirakan Vaksin Virus Corona Tersedia Paling Cepat 1 Tahun

“Para peneliti di Balitbangtan ini juga bagian dari anak bangsa, mereka berupaya keras menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk bangsanya. Semoga hal ini mampu menjadi penemuan baik yang berguna bagi kita semua,” jelas Fadjry melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (4/7).

Menanggapi hal tersebut, Anggota Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK, Achsanul Qosasi, mempertanyakan kebenaran khasiat kayu putih untuk membasmi virus corona.

Baca: Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 195 Menjadi 5.754, Sembuh 2.023

Achsanul Qosasi menyinggung soal tak dilibatkannya BUMN bidang farmasi dalam produksi kalung antivirus corona tersebut.

“Ini serius? Mohon para ilmuwan hebat berikan pendapatnya. Kok Kementan? Kenapa bukan Biofarma? Perusahaan vaksin milik Negara terhebat se-Asia (yang memproduksi),” cuit Achsanul seperti dikutip dari akun twitter pribadinya.

Baca: Tak Dilibatkan Bahas Food Estate, Apakah Isyarat Mentan SYL di Reshuffle ?

Terkait kebenaran khasiat kayu putih untuk menangkal virus corona, dia menyarankan Kementan berkonsultasi ke Biofarma. Supaya dapat dibedakan antara obat atau jimat.

“Minimal tanya-lah ke Biofarma. Ini obat apa jimat?” pungkas Anggota BPK itu. (*)