Gugus Tugas Jeneponto Evaluasi Penanganan dan Bahas Perbup Wajib Masker

Status epidemologi Kabupaten Jeneponto berada di zona orange. Tak ingin masuk zona merah Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten mengatur ulang strategi penanganan di lapangan.

JENEPONTO, NEWSURBAN.ID – Tim Gugus Tugas Covid-19 menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) dan evaluasi, di Mapolres Jeneponto, Selasa (7/7). Rapat membahas evaluasi penanganan dan payung hukum yang lebih tegas.

Rakornis dilakukan menyusul insiden pengambilan paksa jenazah terindikasi Covid-19 dan sempat viral beberapa waktu lalu di Kabupaten Jeneponto.

Kapolres Jeneponto AKBP Ferdiansyah yang juga Ketua Harian II Tim Gugus Tugas Jeneponto dalam Rakornis itu menegaskan, setiap persoalan yang dihadapi harus ada solusi secara persuasif dengan mengedepankan penegakan hukum.

Baca: Polres Gowa Kirim Bantuan Pada Korban Banjir Bandang di Jeneponto

Sementara Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menegaskan, agar seluruh elemen harus bersama-sama mengatasi persoalan yang ada. Pelanggaran hukum kata Bupati, harus ditindak tegas.

“Kita pertegas aturan dan regulasi yang dapat menjadi acuan dalam pemberian sanksi bagi pelanggar,” ujarnya dalam rapat Rakornis.

Baca: Ketua Bhayangkari Jeneponto Beri Bantuan Korban Banjir dan Tanah Longsor

Iksan juga mengapresiasi pihak Kepolisian Resort Jeneponto, Dandim 1425, Dinas kesehatan, dan petugas medis di RSUD Lanto Daeng Pasewang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto Safruddin Nurdin yang juga Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Jeneponto, dalam rapat itu mengungkapkan, kurva penyebaran Covid-19 di Jeneponto masih terus meningkat.

“Kita harus menyamakan presepsi bahwa posisi Jeneponto masuk zona orange, dan selangkah lagi akan berubah menjadi zona merah,” ujarnya.

Baca: Ini Daftar Nama Korban Banjir dan Tanah Londong di Jeneponto

Sebagai upaya pencegahan dan percepatan penanganan, seluruh puskesmas di Jeneponto dijadikan posko pengendali wilayah penanganan Covid-19. Selain itu, dibutuhkan Peraturan Bupati wajib masker dan Prosedur Tetap (Protap) Covid-19 harus,” katanya.

Rapat koordinasi turut dihadiri Ketua DPRD, Dandim 1425, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kasatpol PP, Kadishub, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RS Lanto Daeng Pasewang, para Kapolsek, dan Kepala Puskesmas. (*)

Leave a Reply