Pertama di Kaltara, BPHTB Nunukan Terkoneksi Online dengan BPN dan Pusdatin BPN

Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid rapat bersama sejumlah pejabat Pemkab Nunukan. (humas)

Langkah taktis dan gerak cepat Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Nunukan, berhasil menerapkan koneksi host to host server Biaya Perolehan Hak Tanah dan Bangunan dengan BPN dan Pusdatin BPN.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Kepala Bapenda Kabupaten Nunukan Sabri, mengatakan, sejak 7 Juli sistem online BPHTB dengan BPN dan Pusdatin BPN.

“Sejak tanggal 7 Juli lalu kita sudah terkoneksi host to host dengan BPN dan Pusdatin”, ujar Sabri.

Sabri menjelaskan, dengan terkoneksinya server BPHTB ini, maka akan membantu mengoptimalkan pendapatan dengan optimalisasi data antara BPN dengan Bapenda Kabupaten Nunukan.

Baca: Delapan Aksi Gugus Tugas Nunukan Ampuh Menekan Penularan Covid-19

Penerapan sistem online itu, sebelumnya disupervisi Korsupgah KPK, Kamis 11 Juni lalu dalam rapat melalui Video Conference. Dengan langkah taktis dan gerak cepat Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan melalui Badan Pendapatan Daerah, Nunukan berhasil melakukan Koneksi Host to Host server BPHTB (Biaya Perolehan Hak Tanah dan Bangunan) Bapenda Nunukan dengan BPN dan Pusdatin BPN.

Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Korupsi KPK Wilayah I Maruli Tua memberi apresiasi penerapan sistem online tersebut.

Baca: Bupati Laura Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun Nunukan

Apresiasi disampaikan Maruli saat melakukan video conference dalam rangka rapat koodinasi penyelamatan aset dan Optimalisasi pendapatan bersama seluruh Bupati dan Walikota, Sekretaris Daerah, Kejaksaan Negeri, serta Kepala BPN di wilayah Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (8/7).

Maruli berharap langkah Kabupaten Nunukan ini dapat segera diikuti oleh pemerintah daerah lain yang ada di Provinsi Kalimantan Utara sebagai upaya untuk mengoptimalkan pendapatan di daerah. (hms/adi)

Leave a Reply