Gerakan Bersama, Rudy Target Curva Covid-19 Turun Akhir Juli

Upacara pencangan gerakan bersama percepatan penanganan Covid-19 di Kota Makassar dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Tiga langkah gerakan bersama yang dilakukan Pemkot Makassar diharapkan bisa menekan  curva Covid-19 akhir Juli 2020.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Menjadi episentrum penyebaran Covid 19, mendorong Pemerintah Kota Makassar harus melakukan langkah cepat dan serius.

Upaya percepatan ditunjukkan melalui pencanangan gerakan bersama percepatan penanganan virus corona (covid 19). Upacara itu dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

Baca: Tim Gabungan Akan Jaga Ketat Sembilan Pintu Keluar Masuk Kota Makassar

Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, pencanangan bersama ini dilakukan atas tiga langkah utama.

Pertama, edukasi massif kepada masyarakat.

Kedua, kegiatan perspentif massal seperti melakukan disinfektan massal dan pembatasan pergerakan keluar masuk kota Makassar.

Ketiga, saling bersinergi antara seluruh elemen yang ada.

Baca: Gubernur Nurdin Abdullah Akan Siapkan Mobil PCR di Pasar Daerah Zona Merah

Rudy yakin tiga langkah tersebut bisa cepat menurunkan angka penularan Covid-19 di Kota Makassar.

“Kita ingin perkecil potensi-potensi penularan dengan langkah tersebut. Seperti mematuhi protokol kesehatan pastinya. InsyaAllah kalau masyarakat patuh kita bisa menemukan puncak penyebaran dan kita akan melihat kurva menurun di akhir bulan Juli ini. Itu target kami,” jelas Rudy.

Tiga unsur tersebut, kata Rudy akan dikuatkan dengan perwali.

Baca: Nurdin Abdullah Serahkan Lima Ventilator, Satu PCR ke RS Swasta dan Pemerintah

Rudy menjelaskan dalam pergerakannya tim akan menyasar 15 kecamatan, 153 Kelurahan, 900 RW, 4000an RT, 325 cafe dan resto, 415 warung kopi, 18 pasar tradisional, 11 pusat pembelanjaan atau mall serta tempat umum lainnya.

“Tim untuk memassifkan kegiatan ini yakni kita bentuk 1000 orang dari RT/RW, 1000 personil TNI Polri, unsur organisasi, seluruh camat, 14 kapolsek, 47 kepala puskesmas, seluruh lurah, Seluruh babinsa dan kambtimas akan bergerak menjalankan tiga unsur yang tadi,” jelasnya.

Rudy berharap kegiatan pencanangan ini bisa berjalan dengan maksimal agar paparan penyebaran virus ini dapat segera terkendalikan.

Baca: Peduli Lingkungan, Lies F Nurdin Ajak Siswa Bijak Gunakan Plastik

Reward Untuk RT/RW
Gubernur Sulsel, Prof. Nurdin Abdullah dalam berbagai kesempatan mengatakan, jika kasus penyebaran Covid 19 di Kota Makassar terselesaikan maka 80 persen kasus positif di Sulawesi Selatan ikut terselesaikan.

“Covid 19 ini kalau Makassar selesai, 80 persen kasus positif di Sulsel selesai. Kemarin saya kumpulkan seluruh bupati dan wali Kota, keluhannya satu tolong selesaikan soal kasus Makassar. Banyak warga kita kembali ke daerah malah menjadi penular ke daerahnya,” kata Nurdin Abdullah.

Baca: Gubernur Nurdin Abdullah Ingatkan Pj Wali Kota Makassar Hati-hati Buat Kebijakan Saat Penularan COVID-19 Masih Terjadi

Oleh karena itu, Nurdin berharap agar Pemerintah Kota Makassar bisa lebih bersinergi bersama seluruh jajarannya. “TNI polri sudah bekerja maksimal dan kita harap Pemerintah Kota bersama camat, lurah dan RT/RW bisa berkalaborasi dengan baik lagi. Apalagi didukung oleh tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pendidik. Maka penyebaran virus ini bisa cepat terselesaikan,” kata Nurdin.

Nurdin pun mengaku telah menyiapkan reward untuk RT/RW yang berhasil mengeluarkan daerahnya dari zona merah. “Siapa cepat dia yang dapat itu reward. Ini sudah lama kita siapkan,” pungkas Nurdin. (*)