Masuk Kota Makassar Wajib Surat Bebas Covid-19

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin

Upaya menekan penularan Covid-19, Pemerintah Kota Makassar menerapkan surat keterangan bebas Covid-19 bagi warga yang masuk dan keluar Kota Makassar.

MAKASSSAR, NEWSURBAN.ID – Pemerintah Kota Makassar resmi memberlakukan pembatasan aktivitas ke luar masuk di Kota Makassar pada Minggu 12 Juli 2020. Sebelumnya rencana aturan pembatasan sosial tersebut diberlakukan Sabtu 11 Juli. Namun diundur untuk mematangkan persiapan seluruh petugas terkait.

“Kita undur dan menjadi hari Minggu,” kata Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin.

Baca: Gerakan Bersama, Rudy Target Curva Covid-19 Turun Akhir Juli

Rudy berharap, masyarakat tidak panik dengan adanya penerapan Perwali itu bernomor 36 tahun 2020.

Menurut Rudy, tujuan aturan tersebut adalah mempersempit gerakan masyarakat, untuk memperkecil penyebaran Covid-19 khususnya Kota Makassar sebagai episentrum Covid-19 di Sulsel.

Baca: Nurdin Abdullah Serahkan Lima Ventilator, Satu PCR ke RS Swasta dan Pemerintah

Meski demikian, pihaknya tetap menyadari pentingnya perekonmoian harus berjalan.

Karena itu, Rudy mengatakan tidak membatasi para pekerja masuk ke Makassar, karena roda perekonomian akan terganggu. “Karena roda ekonomi Makassar penggeraknya para pekerja. Sehingga kita kecualikan. Seperti ASN, Polri, TNI, pegawai-pegawai swasta, pedagang-pedagang, buruh-buruh pekerja, pedagang-pedangan sayur,” jelasnya.

Baca: Bukti Baru, Covid-19 Menular Melalui Udara

Rudy menambahkan, orang-orang yang masuk dalam pengecualian tersebut hanya memperlihatkan identitas dan surat tugas keterangan kerja di Makassar agar bisa masuk ke Kota Makassar.

“Pokoknya semua yang sifatnya memiliki peran menggerakan ekonomi Makassar itu kita kecualikan,” tegasnya.

Baca: Usai Dilantik, Rudy Berkomitmen Selesaikan Covid-19 di Makassar Secepatnya

Meski demikian, Pemerintah Kota Makassar tetap mengawasi para pekerja yang bebas masuk keluar Makassar. Dengan menyiapkan peralata rapid test di posko pembatasan.

“Kalau petugas melihat ada gejala-gejala atau suhu tubuhnya tinggi, kita rapid. Artinya kita tetap meminimalisir potensi,” pungkasnya. (*)

One thought on “Masuk Kota Makassar Wajib Surat Bebas Covid-19

  1. Pingback: 7.950 Aparat Kawal Perwali 36, Rudy Tekankan Pendekatan Humanis | Newsurban

Leave a Reply