Legislator Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Diperiksa Polisi

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo

Legislator DPRD Kota Makassar Andi Hadi Ibrahim Baso yang menjadi penjamin dalam kasus pengambilan jenazah Covid-19 di RSUD Daya Makassar diperiksa polisi.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, Andi Hadi diperiksa di Polrestabes Makassar pada Kamis, 9 Juli 2020.

“Sudah diperiksa. Sekarang masih tahapan pemeriksaan dan pendalaman terkait siapa-siapa saja terlibat dalam pengambilan jenazah,” kata Ibrahim kepada wartawan di Polres Pelabuhan Makassar, Jumat (10/7).

Baca: Polisi Gencar Patroli, Imbau Penerapan Protokol Kesehatan

Ibrahim mengatakan, sejauh ini penyidik telah memeriksa 12 saksi atas pengambilan kasus jenazah Covid-19 tersebut. Kasus yang sudah naik ke tingkat penyidikan ini akan segera dituntaskan.

“Tetap kita lakukan pendalaman terkait masalah keterlibatan dan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan,” imbuh dia.

Baca: Patroli Dialogis, Personel Brimob Bersenjata Masuki Kawasan Kuliner

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khaerul sebelumnya mengatakan, kasus pengambilan jenazah dengan jaminan itu diduga kuat melanggar Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Untuk kepentingan penyidikan polisi juga melakukan penyitaan alat bukti seperti rekaman pengambilan jenazah, surat jaminan anggota DPRD serta keterangan dari para saksi penyidik pun menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan.

“Itu paling penting karena sekarang kita darurat kesehatan. Termasuk Pasal KUHP (yang dilanggar) ada Pasal 335, Pasal 216 ancaman hukuman ada yang tujuh tahun, 5 tahun dan satu tahun,” ujar Agus.

Baca: DPRD Makassar Matangkan PPDB Online Bersama Disdik, Kominfo, Dukcapil

Diberitakan sebelumnya, jenazah PDP yang terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD Daya dibawa pulang untuk dimakamkan pihak keluarga, Sabtu (27/6).

Sebelum meninggal pasien yang beralamat di Komplek Taman Sudiang Indah ini masuk ke RSUD Daya dengan gejala sesak napas. Pasien dinyatakan reaktif rapid test yang kemudian dilanjutkan tes swab oleh tim medis.

Baca: DPRD Bakal Panggil KPU Makassar Bahas Kesiapan Pilwali

Beberapa jam dirawat di RSUD Daya, pasien meninggal dunia dengan hasil swab belum keluar. Pihak keluarga meminta agar jenazah dipulangkan ke rumah duka untuk disemayamkan.

Jenazah akhirnya dibawa pihak keluarga dari rumah sakit setelah adanya jaminan dari anggota DPRD Makassar dari Fraksi PKS, Andi Hadi Ibrahim Baso. (*)

One thought on “Legislator Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Diperiksa Polisi

  1. Pingback: Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pengambilan Jenazah Covid-19 | Newsurban

Leave a Reply