Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 180 Menjadi 6.800

Gubernur Sulawesi Selatan meninjau pemeriksaan rapid test gratis massal yang diadakan Pemprov Sulsel sejak Senin, 6 Juli 2020. (ist-humas)

Jumlah kasus positif Covid-19 di Sulawesi Selatan bertambah 180 orang pada Sabtu 11 Juli 2020 menjadi 6.800. Kenaikan ini, terkait dengan pemeriksaan massal yang dilakukan Pemprov Sulsel dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, hari ini, Sabtu 11 Juli terjadi penambahan kasus sebanyak 1.671 orang. Sehingga totalnya menjadi 74.018 dari 73.247 sehari sebelumnya.

Yuri menyebutkan, berdasarkan laporan harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, penambahan kasus positif Covid-19 tertinggi disumbang Jawa Timur sebanyak 409 kasus sehingga totalnya menjadi 16.139 orang.

Baca: 2.039 Peserta Rapid Test Gratis Pemprov Sulsel, 44 Orang Reaktif

Setelah Jawa Timur, DKI Jakarta sebanyak 378 kasus menjadi 14.117 orang. Kemudian, Sulawesi Selatan 180 kasus baru menjadi 6.800 orang.

Di Jawa Tengah bertambah 100 kasus menjadi 5.403. Selanjutnya di Sumatera Utara bertambah 87 kasus menjadi 2.284. Lalu di Kalimantan Selatan bertambah 79 kasus menjadi 4.069, dan Jawa Barat bertambah 73 kasus menjadi 5.024 kasus positif Covid-19.

“Penambahan kasus baru ini didapatkan dari hasil tracing yang agresif dari setiap kasus yang menjalani perawatan dan pemeriksaan secara massif,” ujar Yuri saat memberikan keterangan di Media Center Gugus Tugas Nasional, Graha BNPB, Jakarta, Sabtu 11 Juli 2020.

Baca: Pasien Sembuh Bertambah Jadi 33.469, di Sulawesi Selatan 2.447

Menurut Yuri, jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 23.310 spesimen per hari. Realisasi itu melampaui target yang ditetapkan pemerintah yaitu 20.000 spesimen per hari.

“Penambahan kasus baru ini didapatkan dari hasil tracing yang agresif dari setiap kasus yang menjalani perawatan dan pemeriksaan secara massif,” ujar Yuri.

Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh bertambah 1.190 orang, sehingga totalnya menjadi 34.719 orang. Di sisi lain, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 66 orang, menjadi 3.535 orang.

“Kalau sebarannya, peningkatan tertinggi kasus baru positif pada hari ini ada di Jawa Timur,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, Sabtu (11/7).

Baca: Panglima TNI-Kapolri dan Gubernur Sulsel Gandeng Pimpinan Ponpes Untuk Penanganan Covid-19

Sebelumnya, pada Jumat (10/7) jumlah kasus pasien positif Covid-19 bertambah 1.611 orang sehingga totalnya menjadi 72.347 kasus. Pasien yang sembuh bertambah 878 orang, sehingga totalnya menjadi 33.529 orang. Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 52 orang menjadi 3.469 orang.

Yuri menyebutkan, hingga saat ini, seluruh provinsi telah terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19, sedangkan jumlah kabupaten/kota yang terdampak totalnya mencapai 460 kabupaten/kota.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari Jawa Timur 16.140, DKI Jakarta 14.113, Sulawesi Selatan 6.800, Jawa Tengah 5.403 dan Jawa Barat 5.027.

Baca: WHO Perkirakan Vaksin Virus Corona Tersedia Paling Cepat 1 Tahun

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas dari 34 Provinsi di Tanah Air, Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi yakni 9.040 disusul Jawa Timur sebanyak 6.134, Sulawesi Selatan 2.652, Jawa Tengah 1.905, Jawa Barat 1.867 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 34.719 orang.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Gugus Tugas Nasional merincikan akumulasi data positif COVID-19 lainnya di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 99 kasus, Bali 2.147 kasus, Banten 1.581 kasus, Bangka Belitung 172 kasus, Bengkulu 162 kasus, Yogyakarta 370 kasus.

Selanjutnya di Jambi 122 kasus, Kalimantan Barat 347 kasus, Kalimantan Timur 673 kasus, Kalimantan Tengah 1.157 kasus, Kalimantan Selatan 4.069 kasus, dan Kalimantan Utara 214 kasus.

Baca: Bukti Baru, Covid-19 Menular Melalui Udara

Kemudian di Kepulauan Riau 327 kasus, Nusa Tenggara Barat 1.520 kasus, Sumatera Selatan 2.604 kasus, Sumatera Barat 794 kasus, Sulawesi Utara 1.637 kasus, Sumatera Utara 2.284 kasus, dan Sulawesi Tenggara 509 kasus.

Adapun di Sulawesi Tengah 193 kasus, Lampung 205 kasus, Riau 239 kasus, Maluku Utara 1.122 kasus, Maluku 864 kasus, Papua Barat 282 kasus, Papua 2.204 kasus, Sulawesi Barat 138 kasus, Nusa Tenggara Timur 121 kasus dan Gorontalo 345 kasus serta dalam proses verifikasi ada 34.

Total untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak 34.887 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi ada 13.752 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 460 kabupaten/kota di Tanah Air. (*)

2 thoughts on “Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 180 Menjadi 6.800

  1. Pingback: Positif Covid-19 Bertambah Jadi 75.699, Jatim Tertinggi Sulsel Ketiga | Newsurban

  2. Pingback: Invest 6,5 T Smelter Huadi Tambah 6 Tungku | Newsurban

Leave a Reply