Rapid Test Massal Kembali Dilakukan Pemkab Gowa

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

Membantu masyarakat yang akan masuk ke Kota Makassar, Pemkab Gowa kembali melakukan rapid test massal mulai Senin 13 Juli 2020.

GOWA, NEWSURBAN.ID – Rapid test massal akan kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa, Senin 13 Juli. Pemeriksaan cepat secara massal dipusatkan di Gedung Haji Bate.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan kebijakan ini diambil setelah Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin, menandatangani Perwali Nomor 36 Tahun 2020, tentang Percepatan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Masyarakat Gowa kita bantu dengan rapid test yang akan dipusatkan di gedung Haji Bate. Insya Allah saya akan kemunikasikan pemilik gedung secepatnya,” ujar Adnan, Sabtu malam (11/7) dalam pertemuan virtual.

Baca: Pemkab Gowa Cetak Rekor MURI Gerakan Sejuta Masker Terbanyak di Indonesia

Pertemuan diikuti, Wakil Bupati Gowa H Abd Rauf Malaganni Kr Kio, Sekda Gowa H Muchlis, Inspektorat Hj Kamsinah, Kepala Bapeda Taufiq Mursad, Kadis Kesehatan H Hasanuddin, Kadis DPKD Karim Dania, dan Kadis Kominfo-SP Arifuddin Saeni.

Adnan juga mendorong para camat membuat Posko di perbatasan kecamatan masing-masing untuk mengantisipasi masyarakatnya yang akan melakukan perjalanan ke masyarakat. Misalnya pedagang sayur dan pekerja lainnya yang membutuhkan surat keterangan.

Posko yang terbentuk ini selain melakukan pemeriksaan, juga sudah menyediakan form bepergian yang akan dipakai memasuki kota Makassar. “Kan ada enam item yang membolehkan orang luar masuk Makassar dengan menggunakan form,” ujar Adnan.

Baca: Wabup Gowa Ajak BKPRMI Sinergi Ciptakan Inovasi Pembelajaran Al Quran di Masa Pandemi Covid-19

Adnan juga berencana untuk meminta bantuan Gubernur Sulsel H Nurdin Abdullah agar Gowa dapat dibantu rapid test, mengingat keterbatasan alat tersebut di Gowa. “Kami akan coba meminta ke Bapak Gubernur, mudah-mudahan dapat bantuan rapid test,” katanya.

Rapid test di Gowa ancang-ancangnya 100 hingga 200 orang per hari. “Ini pun kita akan seleksi ketat, kalau cuma sekadar jalan-jalan, ya silakan balik ke rumah,” ujarnya.

Diketahui, pembatasan orang masuk ke Makassar pada Perwali tersebut disebutkan pada Bab V, tentang Pembatasan Pergerakan Lintas Antar Daerah. Pada pasal 6 ayat 1 menyebutkan, setiap orang yang masuk ke dalam dan keluar kota Makassar, wajib melengkapi diri dengan surat keterangan rekomendasi Covid-19 dari Gugus Tugas dan/atau Rumah Sakit/Puskesmas daerah asal dan berlaku selama 14 hari setelah diterbitkan.

Baca: Pemkab Gowa Libatkan UMKM Bagikan Masker Serentak

Sementara di Pasal 6 ayat 2 juga menyebutkan bahwa ketentuan yang dimaksud pada Pasal 6 ayat 1, berlaku bagi setiap orang yang memasuki kota Makassar, dengan menggunakan kendaraan umum dan/atau pribadi melalui transportasi darat, laut dan udara.

Namun, aturan yang mewajibkan orang membawa surat bebas Covid-19, tidak berlaku bagi orang-orang tertentu. Hal ini tertuang dalam pasal 6 ayat 3 Perwali.

Ketentuan sebagaimana yang dimaksud pasal 1, dapat dikecualikan kepada:

a. ASN yang bekerja di Kota Makassar
b. TNI/Polri yang bekerja di Makassar.
c. Karyawan swasta yang bekerja di Makassar.
d. Buruh yang bekerja di Makassar
e. Pedagang yang berdagang di Makassar.
f. Penduduk yang berdomisili di Maminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar) yang bekerja di Makassar.

Ketentuan yang dimaksud pada ayat 3 hurup (a), (b) dan (c) wajib memperlihatkan bukti diri bahwa benar bekerja di kota Makassar kepada petugas.

Baca: Bupati Adnan Usul Pemprov Buat Payung Hukum Penanganan Covid-19 Untuk Seluruh Kabupaten Kota

Pada ketentuan lainnya yang dimaksud pada ayat 3 huruf d dan e tersebut, wajib memperlihatkan surat keterangan Lurah/Kepala Desa asal bahwa benar adalah buruh yang bekerja di Makassar dan pedagang yang menjajakan dagangannya di Makassar.

Ketentuan yang dimaksud pada ayat (3) huruf f wajib memperlihatkan identitas bahwa benar adalah penduduk yang berdomisili/menetap di Makassar, Maros, Gowa dan Takalar. (*)

2 thoughts on “Rapid Test Massal Kembali Dilakukan Pemkab Gowa

  1. Pingback: Bupati Adnan Bersama Kejari Gowa Musnahkan BB Narkotika dan Kejahatan | Newsurban

  2. Pingback: Ranperda Wajib Masker di Tangan DPRD Gowa | Newsurban

Leave a Reply