Total Pasien Sembuh di Sulsel 3.275

Angka pasien sembuh Covid-19 di Sulawesi Selatan terbilang tinggi. Dari 7.452 kasus positif Covid-19, sebanyak 3.275 orang sudah sembuh.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID – Berdasarkan laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pasien sembuh di Sulawesi Selatan bertambah 113 orang menjadi 3.275.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, berdasarkan data yang diterima dari 34, DKI Jakarta menjadi wilayah penambahan kasus sembuh tertinggi yakni 9.721, bertambah 193 pada Rabu, 15 Juli 2020.

Kemudian provinsi Jawa Timur pada Rabu, 15 Juli bertambah 521 menjadi 7.482.

Baca: JK Prediksi Kasus Positif Covid-19 Tembus 120.000 Orang Pada 17 Agustus

Di Jawa Tengah bertambah pasien sembuh bertambah 120 menjadi 2.115. Jawa Barat pasien sembuh bertambah 140 menjadi 2.064.

Yuri mengatakan, kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak secara kumulatif adalah mulai dari Jawa Timur 17.395, DKI Jakarta 15.324, Sulawesi Selatan 7.452, Jawa Tengah 5.914 dan Jawa Barat 5.310.

Baca: Positif Covid-19 di Indonesia Bertambah 1.522, Sulsel 158 Kasus Baru

Yuri juga mengatakan, jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 15.491 dan jumlah yang akumulatifnya adalah 657.665.

Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.522 dan negatif 13.969 sehingga secara akumulasi menjadi positif 80.094 dan negatif 577.561.

Yuri merincikan akumulasi data positif di provinsi lain di Indonesia, yaitu di Aceh 137 kasus, Bali 2.421 kasus, Banten 1.612 kasus, Bangka Belitung 175 kasus, Bengkulu 170 kasus, Yogyakarta 396 kasus.

Baca: Istilah ODP, PDP, OTG Diganti, Kemenkes Sosialisasi ke Seluruh Dinkes

Selanjutnya di Jambi 125 kasus, Kalimantan Barat 355 kasus, Kalimantan Timur 756 kasus, Kalimantan Tengah 1.254 kasus, Kalimantan Selatan 4.488 kasus, dan Kalimantan Utara 215 kasus.

Kemudian di Kepulauan Riau 341 kasus, Nusa Tenggara Barat 1.620 kasus, Sumatera Selatan 2.784 kasus, Sumatera Barat 805 kasus, Sulawesi Utara 1.741 kasus, Sumatera Utara 2.596 kasus, dan Sulawesi Tenggara 531 kasus.

Adapun di Sulawesi Tengah 195 kasus, Lampung 215 kasus, Riau 246 kasus, Maluku Utara 1.184 kasus, Maluku 920 kasus, Papua Barat 292 kasus, Papua 2.426 kasus, Sulawesi Barat 152 kasus, Nusa Tenggara Timur 121 kasus dan Gorontalo 392 kasus serta dalam proses verifikasi ada 34.

Total untuk jumlah suspek yang masih dipantau ada sebanyak 47.859. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 463 kabupaten/kota di Tanah Air. (*)

Leave a Reply