Kejari Nunukan Musnahkan Barang Bukti 126 Perkara, Dominan Kejahatan Narkotika

Kejaksaan Negeri Nunukan memusnahkan barang bukti 126 perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap. (humas)

Barang bukti 126 perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Pemusnahan barang bukti dilakukan di Kantor Kejaksaan Negeri Nunukan. Dominan adalah perkara narkotika.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Barang bukti yang dihancurkan adalah barang bukti perkara tindak pidana umum berupa narkotika dari 70 perkara, berupa sabu-sabu 55 perkara dengan penyisihan kurang lebih 12,86 gram dan sisa Labfor kurang lebih 6,1884 gram.

Sementara barang bukti lain berupa 56 perkara. Terdiri dari pencurian, pembunuhan, penganiayaan, keimigrasian, pengrusakan, pembakaran hutan dan lahan, tindak pidana senjata api dan senjata tajam, perlindungan anak, asusila, serta barang impor yang tidak tercantum dalam manifest.

Baca: Pemkab Nunukan Dorong Aktivitas UMKM Untuk Gairahkan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Tingginya kasus penyalahgunaan narkotika menjadi atensi Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan Yudi Prihastoro. Dia mengajak segenap masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba.

“Ke depan saya harapkan kita bersama-sama bersinergi antara pihak hukum dan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan agar memberikan edukasi kepada masyarakat dengan memberikan penyuluhan hukum dan penerangan tentang bahaya narkotika dan jenis adiktif lainnya dengan harapan penyalahgunaan narkotika di kabupaten Nunukan bisa berkurang”, ujar Yudi Prihastoro, Senin 13 Juli 2020.

Baca: Awali Tugas, Kajari Nunukan Yudi Prahastoro Silaturahmi dengan Wartawan

Pemusnahan barang bukti dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus, Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan Yudi Prihastoro, Kepala Pengadilan Nunukan Candra Nurendra Adiyana, Wakapolres Nunukan Kompol Imam Muhadi, Kepala Bea Cukai Nunukan Muhammad Solafudin, serta Perwakilan BNN dan Lanal Nunukan. (hms/adi)

Leave a Reply