Pemkab Gowa Bentuk Tim Survei Untuk Pelonggaran Aktivitas Ekonomi

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan

Pemerintah Kabupaten Gowa membentuk tim survei untuk menangani permohonan pelaku usaha yang ingin membuka kembali usahanya di masa pandemi Covid-19.

GOWA, NEWSURBAN.ID – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, bagi pelaku usaha yang ingin membuka kembali usahanya di tengah pandemi Covid-19 terlebih dahulu harus meminta izin ke pemerintah daerah. Permohonan berupa surat akan ditindak lanjuti tim survei apakah usahanya layak diizinkan buka kembali di tengah pandemi Covid-19.

“Jadi tugas tim survei ini memastikan usaha tersebut sudah mematuhi protokol kesehatan atau tidak dengan turun langsung melihat kondisi lapangan, nantinya tim survei akan membuat rekomendasi hasil dari surveinya itu barulah bisa diberi izin,” katanya.

Baca: Bupati Gowa Minta Salat Idul Adha di Lapangan dan Terapkan Protokol Kesehatan

Protokol kesehatan yang harus dipenuhi adalah menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk, mengatur jarak meja minimal 1,5 meter, pelayan dan pengunjung wajib menggunakan masker, meja dan kursi disemprot disinfektan, dan pemasangan sekat/pelindung.

Persyaratan itu, sejalan dengan rancangan Perda Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan yang diajukan Pemkab Gowa ke DPRD. Sebelum disahkan pihaknya memastikan masyarakat khususnya bagi pelaku usaha mampu menerapkan hal tersebut.

“Sebelum Perda ini disahkan kita lakukan survei dulu, memberikan edukasi sehingga ketika disahkan tidak ada yang dapat sanksi karena masyarakat sudah bisa menaati Perda ini,” ungkap Adnan.

Baca: PMI Sulsel Salurkan Bantuan Korban Bencana di Luwu Utara

Dalam rancangan Perda yang diajukan ke DPRD, pelaku usaha akan dikenakan sanksi penutupan selama sebulan, tiga bulan, hingga mencabut izinnya jika melakukan pelanggaran hal yang sama berulang kali.

Sementara Kepala Dinas PTSP Indra Setiawan mengatakan hal ini harus dilakukan untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19. Juga bisa menjadi kontribusi dalam menurunkan angka penularan Virus Corona di Kabupaten Gowa.

“Memang harus dilakukan karena untuk mengurangi penularan dan ekonomi terus berjalan harus menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Baca: PDIP Resmi Usung Adnan Kio di Gowa, Rahman-Muammar di Pangkep

Terkait langkah yang dilakukan bersama tim, pihaknya akan membagi beberapa tim untuk mengantisipasi lonjakan permintaan izin dari pelaku usaha, sehingga ketika banyak permintaan semuanya bisa jalan. “Kami dengan beberapa dinas pasti akan membagi diri supaya tidak ada penumpukan permintaan,” pungkasnya.

membentuk tim survei lapangan untuk memastikan seluruh pelaku usaha seperti rumah makan, restoran hingga tempat pariwisata dalam penerapan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Tim survei usaha terdiri dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kesehatan, Satpol PP, BPBD, Badan Pendapatan Daerah, dan Dinas Pariwisata Kabupaten Gowa. (*)

One thought on “Pemkab Gowa Bentuk Tim Survei Untuk Pelonggaran Aktivitas Ekonomi

  1. Pingback: Pemkab Gowa Mantapkan Persiapan Shalat Idul Adha di Lapangan Syekh Yusuf Discovery | Newsurban

Leave a Reply