Pasien Sembuh Meningkat 1.489, Positif Tambah 1.665, Meninggal 81

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. (bnpb)

Pasien positif Covid-19 masih terus bertambah. Demikian juga jumlah yang meninggal akibat Virus Corona. Namun pasien sembuh juga terus meningkat hampir seimbang dengan kasus baru.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 yang baru, Wiku Adisasmito mengatakan, kasus positif terinfeksi virus corona di Indonesia per Selasa (21/7), bertambah sebanyak 1.665 orang.

Dengan penambahan tersebut, total kasus positif Covid-19 menjadi 89.869 orang. Angka itu merupakan akumulasi sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret lalu.

Wiku lebih lanjut mengatakan berdasarkan data pemerintah pusat mengenai perkembangan harian Corona, per hari ini, ada tambahan 1.489 orang yang sembuh sehingga total menjadi 48.466 yang sembuh. Sementara itu untuk data kematian ada tambahan 81 orang meninggal, sehingga total jadi 4.320.

Baca: Satgas Covid-19 Unhas Bantu Ribuan Botol Minyak Kayu Putih ke Pemkot Makassar

Menurut Wiku angka tersebut dihimpun Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 selama 24 jam hingga pukul 12.00 WIB siang ini.

Dia juga menjelaskan, ada perubahan dalam pengumuman perkembangan harian penanganan Corona di Indonesia hari ini. Selain menyatakan dirinya mengganti Dirjen P2P Kemenkes Achmad Yurianto yang menjadi juru bicara pemerintah, selanjutnya update kasus harian bisa langsung lihat di www.covid19.go.id.

“Peta zonasi risiko dari potensi peningkatan kasus di Indonesia seminggu terakhir ada 35 kab kota risiko tinggi, 169 resiko rendah, 210 resiko rendah, 52 tidak ada kasus baru, 48 tidak terdampak,” kata Wiku dalam konferensi pers, Selasa (21/7).

Baca: Pasien Sembuh di Sulsel Bertambah 278, Positif 125 Orang

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meminta jajarannya untuk menurunkan kurva Covid-19 pada Mei 2020 dengan cara apapun. Target itu gagal dipenuhi. Ia pun mendorong para menterinya untuk bekerja lebih keras.

Jokowi memprediksi puncak penularan corona di Indonesia terjadi pada Agustus dan September. Perkiraan tersebut mengacu pada jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 yang saat ini terus melonjak.

Baca: Kasus Baru Positif Corona 1.693, Pasien Sembuh Bertambah 1.576

Jokowi sendiri telah menerbitkan PP Nomor 82 Tahun 2020. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Satuan tugas itu dipimpin Kepala BNPB Doni Monardo. BNPB diketahui juga sebelumnya menjadi leading sector dalam penanganan Covid-19, sehingga Doni sebagai Kepala BNPB pun merangkap jadi Ketua Gugus Tugas sebelumnya.

Selain pembubaran gugas, PP Nomor 82 Tahun 2020 juga menjelaskan soal pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Komite tersebut dipimpin Menteri BUMN Erick Thohir dan bertugas melakukan koordinasi antara Satgas Penanganan Covid-19 dan satgas pemulihan ekonomi nasional. (*)

Leave a Reply