IDI dan Polda Jambi Teken Kerja Sama Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Gubernur Jambi Fachrori Umar bersama Kapolda Jambi Irjen Firman Shantyabudi dan Ketua IDI Wilayah Jambi Dr dr H Deri Mulyadi. (fbhumas)

Gubernur Jambi memberi apresiasi atas kerja sama IDI dan Polda Jambi dalam bidang pelayanan kesehatan dan penegakan hukum praktik kedokteran.

JAMBI, NEWSURBAN.ID – Gubernur Jambi H Fachrori Umar mengatakan, kerjasama dua institusi ini diharapkan mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakkan hukum dalam praktik kedokteran di Provinsi Jambi.

“Semoga agenda ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dalam praktik kedokteran di Provinsi Jambi,” kata Fachrori usai menyaksikan penandatanganan kerjasama antara IDI wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi, Selasa (21/7) bertempat di hotel Shang Ratu. Penandatanganan disaksikan Ketua Umum PB IDI Dr Daeng M Faqih dari Jakarta secara virtual.

Baca: Bupati Merangin Al Haris Janji Buka Jalur Darat ke Desa Air Liki yang Terisolir

Gubernur mengatakan, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini dokter di Indonesia termasuk Provinsi Jambi menghadapi berbagai isu kesehatan baik dari masalah gizi, penyakit menular, hingga BPJS Kesehatan. Berbagai masalah tersebut menjadi tantangan dokter untuk meningkatkan profesionalisme.

“Peningkatan profesionalisme ini tentu membutuhkan regulasi serta komitmen antara para pemangku kepentingan dalam menjalankan praktik kedokteran dan mendapat kepercayaan dari semua pihak,” ujar Fachrori.

Baca: Kadin-IDI Nunukan Galang Donasi Kemanusiaan COVID-19

Dia mengakui, beberapa kendala yang juga dihadapi antara lain terdapat beberapa pelanggaran yaitu pelanggaran kode etik, pelanggaran disiplin dan pelanggaran hukum. “Sehingga dibutuhkan proses hukum dan mekanisme kedisiplinan dalam praktik kedokteran,” ujar Gubernur.

Melalui kerjasama IDI Provinsi Jambi dengan Polda Jambi, Gubernur mengharapkan dapat memberikan solusi terkait masalah pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dan praktik kedokteran di provinsi Jambi.

Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan, kerjasama Polda dan IDI mencakup dalam bidang, tukar-menukar data dan/atau informasi, bidang pembinaan (litbang, penyuluhan, rekrutmen atau seleksi), bidang operasional (pelayanan, kesehatan, praktik kedokteran, bantuan pengamanan dan penegakan hukum) serta meningkatan kapasitas sumber daya manusia Polda dan IDI.

“Dengan kerja sama ini diharapkan adanya koordinasi antara penegak hukum dan dokter termasuk di dalamnya petugas kesehatan,” kata Kapolda.

Baca: Selama Corona di Indonesia, IDI Catat Sudah 22 Dokter Meninggal

Kapolda mengakui pihaknya bersama IDI Jambi selama ini sudah menjalin kerjasama dengan baik. Di antaranya pemeriksaan kesehatan, rekrutmen calon anggota Polri dan TNI/Polri.

“Polda Jambi akan selalu memberikan perlindungan kepada para dokter dalam menjalankan tugas selaku penyelenggara kesehatan, kepada masyarakat selaku penerima layanan kesehatan,” ujarnya.

Kapolda menegaskan Polda Jambi berkomitmen untuk menjunjung tinggi norma hukum dan kelembagaan Polri dalam penegakan hukum yang berkeadilan bagi dokter dalam menjalankan profesinya sesuai dengan peraturan dan prosedur operasional serta aturan etika profesi kedokteran.

Ketua IDI Wilayah Jambi Dr dr H Deri Mulyadi menyatakan dengan kerja sama ini memberikan keyakinan bahwa pelayanan kesehatan di daerah tersebut akan semakin baik yang tentunya nanti akan berdampak kepada masyarakat secara baik dari segi pelayanan kesehatan. (hms/sah)