Dirut Perusda Sulsel Taufik Fachruddin Akui Khasiat Jus C-19

Direktur Utama Taufik Fachruddin bersama tim produsen Jus C-19 Tradsar Teguh Esa Bangsawan DJ saat membeli jus mengkudu Tradisional Makassar untuk konsumsi pribadi, keluarga, dan stafnya di Perusda Sulsel. (ist)

Setelah mengonsumsi Jus C-19 selama beberapa hari, Direktur Utama Perusda Taufik Fachruddin merasakan khasiatnya. Staminanya dia rasakan lebih baik.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Direktur Utama Perusda Taufik Fachruddin mengatakan, dia mencoba mengonsumsi Jus C-19 setelah membaca artikel pengakuan pasien Covid-19 yang sudah sembuh.

Dia membeli lima botol untuk konsumsi pribadi dan keluarganya. Beberapa hari mengonsumsi sari mengkudu olahan Makassar itu, Taufik merasakan ia merasakan tubuhnya lebih kuat. Semangatnya bertambah.

Baca: Pengakuan Pasien: Jus C-19 Suplemen Makassar yang Manjur Membunuh Covid-19

“Setelah saya konsumsi beberapa hari, khasiatnya saya rasakan sangat manjur untuk daya tahan tubuh,” jelasnya.

Tak ingin menikmati sendiri, ia pun membeli 50 botol untuk stafnya di Perusda Sulsel. “Saya beli beberapa botol untuk saya bagikan kepada seluruh karyawan staf Perusda Sulsel. Jus C-19 sangat manjur. Berkhasiat untuk ketahanan tubuh,” jelasnya.

Menurut dia, Jus C-19 ini bisa mejadi salah satu opsi herbal yang bisa disiapkan di tengah pandemi Covid-19. “Jus sari mengkudu ini, bisa menjadi salah satu opsi untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap virus,” jelasnya.

Baca: Terbukti Manjur, Industri di Makassar Produksi Jus Mengkudu Kemasan Botol

Sementara Djusman AR sebagai prudusen, mengatakan salut kepada Taufik Fahcruddin yang membeli tanpa negosiasi harga yang dicantumkan dalam kwitansi. “Saya salut kepada Kak Taufik karena sama sekali berkesesuaian dengan tak dikurangi tak ditambah. Pokoknya tidak ada nego-negonya dan sangat mendukung upaya kemanusiaan kami membantu masyarakat dan pemerintah dalam melawan wabah Covid-19,” jelasnya.

Bang Djus AR menambahkan, pihaknya tetap mengutamakan melayani pasien positif Covid-19 yang membutuhkan. “Kami komitmen tetap menggratiskan kepada pasien Covid-19 yang sangat membutuhkan,” ujarnya.

Baca: Produsen Jus C19 Tradsar Berdayakan Ekonomi Warga

Bang Djus AR mengatakan, jus ini bukan obat tapi bisa membantu mempercepat proses pemulihan kesehatan tubuh bagi pasien positif.

“Herbal ini dinamai Trasdar Jus C-19. Arti Trasdar adalah Tradisional Makassar, sementara C-19, Covid-19. Seluruh proses pembuatan jus ini alami tanpa bahan pengawet, dan ini bukan obat,” ujar Bang Djus AR. (*)

Leave a Reply