Penanganan COVID-19, Camat Laporkan Tak Ada Kendala Berat

Bupati Nunukan Asmin Laura melakukan koordinasi penanganan COVID-19 dengan para camat melalui video conference.

Camata se Kabupaten Nunukan melaporkan penanganan COVID-19 di wilayahnya tak menemui kendala berat. Sebagian besar warga cukup kooperatif menjalankan imbauan pemerintah.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid melalui video conference mendapat laporan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di wilayah masing-masing. Umumnya, capat melaporkan tak menemui kendala berat dalam penanganan virus horor itu.

Laporan perkembangan penanganan COVID-19 sekaligus silaturahmi dilakukan karena komunikasi tatap muka tak berjalan intensif akibat kebijakan pembatasan.

“Koordinasi dan silaturahmi kita lakukan melalui vicon untuk mengetahui kondisi terkini di masing-masing Kecamatan,” kata Laura rapat usai vicon.

Baca: Halalbihalal, Bupati Laura: Saling Memaafkan dan Sharing Ide Kemajuan Nunukan

Laura mengatakan, koordinasi tersebut juga untuk menata kembali program dan kegiatan di masing-masing wilayah yang sempat terkendala terkendala akibat pandemi COVID-19 yang masih terjadi.

“Komunikasi kita sempat terhambat karena persoalan jaringan telekomunikasi, ditambah adanya bencana Covid-19 membuat beberapa kegiatan dan aktivitas terkendala. Melalui silaturahmi ini kita coba evaluasi untuk menatat kembali kegiatan-kegiatan di semua kecamatan,” tutur Laura.

Laura menyebutkan, laporan para camat akan ditindaklanjuti. “Semua sudah kita catat, untuk berkunjung dan bertemu langsung sementara kita urungkan. Semoga masyarakat di sana tetap bisa mendapat penanganan baik dari kecamatan,” jelas Laura.

Baca: Kabar Gembira, Tujuh Pasien Positif COVID-19 di Nunukan Sembuh

Terpisah Kepala Dinas Sosial Jabbar mengaku, bantuan sosial di semua kecamatan sudah teralisasi, terutama bansos dari pemerintah pusat. Tetapi bantuan seperti bantun Langsung Tunai berupa uang dibeberapa wilayah yang sebagian masih terkendala akibat Covid-19.

“Ada beberapa wilayah yang harus mengambil bantuannya di Bank atau ATM itu yang terkendala, itu buat penerima bantuan yang memiliki rekening. Tetapi sebenarnya lewat kantor pos juga bisa, kebijakan pusat terbaru,” ungkap Jabbar.

Jabbar menambahkan, pihaknya akan melakukan pendataan ulang daerah yang belum terealisasai tersentuh bansos. (ar)

Leave a Reply