Siapa Dibalik Pemasangan Spanduk “Kota Malili Kabupaten Konawe” ?

Spanduk terbentang di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur

Kabupaten Luwu Timur akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak 2020.

LUWU TIMUR, NEWSURBAN.ID — Pemasangan spanduk yang bertuliskan ” Kota Malili Kabupaten Konawe” membuat sejumlah tokoh pemekaran geram. Pemasangan spanduk itu dinilai sudah mencederai dan melecehkan sebuah nama daerah di Luwu Timur itu.

Salah satu tokoh pemuda pemekaran Luwu Timur, Mahading tidak bisa berkomentar lebih jauh atas pemasangan spanduk tersebut. “Saya gak koment,” singkatnya saat dihubungi Newsurban.id, Minggu (26/07/2020).

Baca jugaSpanduk Bertuliskan “Kota Malili Kabupaten Konawe” Tokoh Pemekaran Geram

Sementara, salah satu Tokoh pemekaran Luwu Timur, Mahis menilai aksi pemasangan spanduk tersebut mencoba ingin merubah sejarah Luwu Timur.

“Aksi ini tidak benar, apa hubungannya Luwu Timur dengan Konawe, jangan merubah sejarah yang sudah dibangun oleh pendahulu,” ujarannya.

Sebelumnya, Mahjid Tahir mengatakan siapa dibalik pembuatan spanduk itu sudah mencederai identitas daerah.

“Siapa yang coba bermain-main seperti itu. Ini sama halnya mencederai sejarah. Perlu dipahami bahwa, nama Luwu Timur itu penuh perjuangan, melalui proses metamorfosa dari awal hingga diberi nama Luwu Timur,” ujar Majid Tahir.

Dibalik pemasangan spanduk bertuliskan “Selamat Datang di Kota Malili Kabupaten Konawe, belum diketahui pasti yang terpajang jelas di pintu masuk Kota Malili, tepatnya Desa Ussu, Kecamatan Malili, Luwu Timur.

Diketahui, Kabupaten Luwu Timur akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak 2020. (*)

Leave a Reply