Pemkot Makassar Perpanjang Wajib Suket Bebas Covid-19, Pengetatan di Tiga Pos Perbatasan

Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar, M Sabri

Pemeriksaan surat keterangan bebas Covid-19 diperketat di tiga dari sembilan perbatasan Kota Makassar. Pengetatan dilanjutkan hingga 3 Agustus 2020.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Penerapan Surat Keterangan (Suket) Bebas Covid-19 kini diperpanjang sampai 3 Agustus mendatang. Pengawasan di tiga pos perbatasan Makassar terus diperketat.

Sebelumnya pengetatan dilakukan di sembilan pos titik perbatasan. Untuk perpanjangan Pemkot Makassar memfokuskan pada tiga titik.

Ketiga titik pos perbatasan tersebut adalah Makassar-Gowa di Jalan Sultan Alauddin dan pos perbatasan Makassar-Gowa-Takalar di Barombong. Kemudian di pos perbatasan Makassar-Maros di Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin.

Baca: Penanganan Covid-19 Dinilai Lemah, DPRD Makassar Akan Evaluasi Dinkes

Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar, M Sabri mengatakan, tiga pos perbatasan itu akan diperketat dengan penambahan jumlah personil dari TNI dan Polri. Sebab, tiga batas tersebut selalu ramai dilalui oleh warga.

“Pos batas akan ditambah personel, terutama di jalan utama arah masuk dan keluar kota Makassar. Pos batas simpang lima bandara, Alauddin, dan Barombong. Tiga jalur ini utama. Kalau pos batas yang lain insidentil karena biasanya kalau malam tidak terlalu ramai. Kalau yang tiga ini selalu ramai,” kata Sabri, Senin (27/7).

Baca: Pemkot Makassar Siapkan Rp127 Miliar Untuk Menata Landmark Metro Tanjung Bunga

Selain tiga pos jalur darat tersebut, lanjut Sabri, pos jalur laut juga ikut diperketat. Ialah di Pelabuhan Paotere dan Penyeberangan Kayu Bangkoa.

“Itu yang menurut pengamatan yang sangat membutuhkan penambahan personel,” ujar Sabri. (*)