Shalat Idul Adha di Gowa Mentan: Jangan Anggap Covid-19 Hal Biasa

Menteri Pertanian Syahrul Yasi Limpo melaksanakan Shalat Idul Adha di Ruang Terbuka Hijau Syekh Yusuf Discovery Sungguminasa Kabupaten Gowa, Jumat (31/7).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo tengah melaksanakan shalat Idul Adha di Kabupaten Gowa. SYL berharap masyarakat tetap patuh mengikuti protokol kesehatan, jangan anggap Covid-19 ini sebagai hal biasa.

GOWA, NEWSURBAN.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang juga mantan Bupati Gowa mengaku bahagia, tahun ini bisa ikut melaksanakan Shalat Idul Adha di kampung halaman bersama keluarga di Kabupaten Gowa.

Hal itu di ungkapkan di hadapan ribuan jemaah saat melaksanakan shalat Idul Adha 1441 Hijriah di Ruang Terbuka Hijau RTH Syekh Yusuf Discovery Sungguminasa Kabupaten Gowa, Jumat (31/7). Dan dihadiri Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni, jajaran Forkopimda dan pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.

“Terutama kita semua yang menjadi keluarga saya sebagai orang Gowa. Saya merasa ini menjadi berkah tersendiri melihat kondisi keadaan Gowa dari hari ke hari makin baik.” ujarnya.

Baca: Kementan: Mitra Industri Yang Produksi dan Menjual Inovasi Berbasis Eucalyptus

SYL mengatakan pelaksanaan Idul Adha tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini dilaksanakan ditengah pandemi virus Corona dan merupakan ujian untuk kita semua.

“Ini adalah ujian untuk kita keluar sebagai orang yang kuat. Kita harus banyak mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi, vitamin dan banyak berolahraga,” katanya.

Baca: Kalung Antivirus Corona Kementan, Ini Kata Pakar Kesehatan

Mentan juga menjelaskan, cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi Covid-19 ini adalah memperbaiki keimanan, kedekatan terhadap sesama dan mengikuti protokol kesehatan serta anjuran pemerintah.

“Kita adalah anak pemerintah anak negara. Oleh karena itu, kita harus mendengarkan apa anjuran pemerintah seperti menggunakan masker dan jaga jarak. Jangan anggap Covid-19 ini sebagai hal biasa-biasa saja,” harapnya.

Baca: Mentan SYL: Kalung Antivirus Akan Diproduksi Massal Bulan Depan

Mantan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan dua periode ini juga yakin bahwa dengan kultur yang dimiliki masyarakat Gowa bisa keluar dan melewati tantangan ini.

“Kita harus menjadi pemenang dari semua tantangan dan masalah kehidupan. Karena orang Gowa, Bugis-Makassar sudah teruji kehidupannya, teruji dia punya genetika dan ini bawaan dari lahir,” tandasnya.