Disdikbud Nunukan Recana Buka Bertahap Pembelajaran Tatap Muka

Status Zona Hijau Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan akan melakukan pembelajaran tatap muka dalam waktu dekat.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, rencana belajar tatap muka di sekolah akan dibuka pada 18 Agsutus 2020 yang dilakukan secara bertahap sambil melihat perkembangan pandemi COVID-19 di daerahnya.

Meskipun wabah virus korona belum berakhir, tetapi Kabaupaten Nunukan, Kalimantan Utara di ketahui sebagai daerah yang telah ditetapkan zona hijau penularan COVID-19. Hal itu yang menjadi dasar Disdik Kabupaten Nunukan mengupayakan kebijakan proses belajar mengajar (PBM) dengan sistim tatap muka agar bisa di buka kembali.

Baca: Kabupaten Nunukan Belum Bisa Buka Pembelajaran Tatap Muka

Sebelumnya, rencana mulai belajar tatap muka inipun telah disampaikan oleh Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid, namun berdasarkan himbauannya, PBM tatap muka mesti dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan.

Dari data yang dihimpun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nunukan
Kabupaten Nunukan, adapun sekolah yang bakal dibuka untuk pembelajaran tatap muka ini disesuaikan dengan kondisi dan kesediaan menjalankan skema yang telah ditentukan oleh Pemerintah terkait pencegahan COVID-19 ini.

“Sekolah akan kita buka kembali mungkin secara bertahap. Kita akan mulai dari sekolah yang bisa menjamin menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin,” tutur Widido, Kabid SD dan SMP, Selasa (4/8/2020).

Baca: 239 Pelajar SD dan SMP Kabupaten Nunukan Bersaing Jadi Bintang

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan, Junaedi membenarkan rencana tersebut. “Kita rencana mulai belajar tatap muka kembali pada 18 Agustus (2020),” kata Junaedi.

Lebih lanjut, Kabid SD dan SMP Widodo kembali menjelaskan perihal langkah kebijakan tersebut, dirinya mengaku belum semua sekolah yang akan dibuka untuk melaksanakan belajar tatap muka karena masih harus memperhatikan situasi dan kondisi penularan COVID-19 ini.

“Rencana dimulaimya belajar tatap muka ini pasca penetapan Kabupaten Nunukan sebagai zona hijau penularan virus mematikan ini. Sekolah yang bakal dibuka pertama adalah tingkat SMP baik negeri maupun swasta, namun tidak semuanya langsung dibuka. Tetapi masih melihat kondisi wilayahnya apakah benar-benar aman dari penularan virus korona,” tambah Widodo.

Baca: Kabupaten Nunukan Belum Bisa Buka Pembelajaran Tatap Muka

Kemudian, widodo menyebutkan jika selama dua bulan ke depan benar-benar sudah aman dari wabah korona maka bisa saja dibuka PBM tatap muka pada sekolah tingkat dasar selanjutnya pendidikan anak usia dini (PAUD).

Untuk diketahui, bagi sekolah yang hendak membuka PBM tatap muka ada syarat yang haris dipenuhi yakni mengajukan surat permohonan, ada surat kepsekatan antara kepala sekolah dengan komite dan menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Ditambah surat pernyataan dari orangtua siswa atas kesediaan menyerahkan anaknya belajar tatap muka di sekolah. Apabila ada orangtua yang belum bersedia, maka berarti guru tetap memberikan pelajaran secara daring.

“Kita tidak paksakan orangtua agar mengikuti PBM tatap muka di sekolah tapi harus ada surat pernyataan,”kata dia.

Baca: Bupati Laura Teteskan Air Mata Saat Melayat ke Rumah Duka Legislator Andi Kasim

Lebih jauh ujar Widodo, Pemkab Nunukan juga meminta kepada sekolah yang hendak membuka untuk belajar tatap muka wajib menerapkan protokol kesehatan yakni siswa dan guru wajib memakai masker dan menjaga jarak selama dalam area sekolah terutama dalam ruangan kelas.

PBM nantinya bagi sekolah tersebut memang beberapa ketentuan sebelum wabah COVID-19 akan dikurangi. Jam belajar yang biasanya 40 menit dikurangi menjadi 20 menit, pencapaian kurikulum tidak dipaksakan dan jumlah siswa dalam kelas maksimal 18 orang.

“Karena waktu belajar dikurangi dan jumlah siswa dikurangi maka tentunya ada shif kedua. Dengan waktu pulang tetap jam 2 siang,” Pungkasnya. (ar)

One thought on “Disdikbud Nunukan Recana Buka Bertahap Pembelajaran Tatap Muka

  1. Pingback: Pemkab Nunukan Gelar Reuni Akbar Alumni Haji 2019 | Newsurban

Leave a Reply