Pemkot Belum Izinkan Pembelajaran Tatap Muka, Gubernur: Daerah Lain Tunggu Hasil Kajian Epidemologi

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah.

Tak hanya Kota Makassar, seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan belum diizinkan membuka pembelajaran tatap muka langsung di sekolah. Gubernur mengimbau seluruh daerah menunggu hasil kajian epidemologi Pemprov Sulsel.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengatakan, belum memberi izin untuk pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka. Karena itu, dia meminta rencana belajar tatap muka di Kabupaten Bulukumba, ditunda sementara waktu.

Menurut Gubernur, pembelajaran tatap muka belum dibuka karena masih perlu kajian epidemiologi terlebih dahulu.

Nurdin mengatakan imbauan ini, tak hanya untuk Kabupaten Bulukumba, tetapi seluruh kabupaten/kota di Sulsel. “Memang melandai. Secara umum Rt (reproduksi efektif) kita sudah 0,92, berarti sudah di bawah satu. Tapi kita tidak boleh anggap enteng,” kata Nurdin Abdullah Rabu (5/4/2020).

Baca: Gubernur Harap UNM Perhatikan Pendidikan Warga Sulsel di 330 Pulau

Nurdin menjelaskan, pertimbangan hingga belajar tatap muka belum diizinkan karena dikhawatirkan bisa memunculkan kerumunan di sekolah yang dapat memicu penyebaran virus.

Selain itu, pemetaan wilayah kerawanan Covid-19 di Sulsel menjadi pertimbangan lainnya. Bila ada daerah yang masuk zona hijau, kata dia, belum tentu bisa langsung menerapkan sekolah tatap muka di dalam kelas.

“Makanya tunggu dulu hasil kajian tim epidemiologi kita. Mana daerah-daerah yang kira-kira sudah bisa melakukan tatap muka, tapi terbatas. Begitu juga waktunya tidak bisa sekaligus,” ujar dia.

Baca: Nurdin Abdullah Dijadwalkan Salat Idul Adha di Jeneponto

Menurut dia, pemerintah kabupaten/kota harus dapat menjamin kesiapan sistem dan infrastruktur pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah. Misal dengan ketersediaan fasilitas untuk cuci tangan, jaga jarak, dan disiplin masker.

Sebelumnya, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan, saat ini terjadi penurunan kasus beberapa minggu terakhir, namun Pemkot tak mau lengah dengan melakukan pelonggaran seperti membuka kembali sekolah.

Untuk kembali membuka proses tatap muka di sekolah perlu koordinasi dengan Pemerintah pusat. Apalagi Makassar saat ini masih dalam kondisi zona merah penyebaran covid 19.

Menurut Rudy, anak anak sangat rentan terjangkit virus covid 19. Mengingat usia mereka masih di bawah umur. Daya tahan tubuh atau imun mereka belum sekuat dengan orang Dewas dengan usia produktif.

Baca: Gubernur Sulsel Alokasikan Anggaran Besar Untuk Warga Pulau pada 2021

“Kalau sekolah belum, kami tunggu lebih lanjut dari Kemendikbud. Karena masalahnya anak-anak kita tidak boleh dekatkan resiko yang berbahaya bagi mereka, biarlah kita yang dewasalah, kasihan mereka beresiko,” kata Rudy, Selasa (4/8/2020).

Anak-anak, kata Rudy harus dijaga dari penyebaran virus. Seperti diketahui mereka merupakan aset yang harus dijaga. “Saya yakin pemerintah pusat melakukan pencermatan yang jauh lebih dalam demi kepentingan negara tekait dengan anak-anak,” terangnya.

Sebelumnya, Kemendikbud memperbolehkan pemerintah daerah untuk melakukan aktivitas tatap muka di sekolah dengan syarat wilayah tersebut harus zona hijau. (*)

2 thoughts on “Pemkot Belum Izinkan Pembelajaran Tatap Muka, Gubernur: Daerah Lain Tunggu Hasil Kajian Epidemologi

  1. Pingback: Pertanian dan Eskpor Impor Positif, Gubernur Optimis Ekonomi Sulsel Bisa Tumbuh 4,5 Persen | Newsurban

  2. Pingback: Disdik Sulsel Luncurkan Aplikasi Belajar Gratis | Newsurban

Leave a Reply